Foto dok Instagram/Nikita Mirzani

Sahabat Nikita Mirzani yang selalu menjadi garda terdepannya, Fitri Salhuteru kembali menjadi korban vandalisme alias perbuatan merusak  dari oknum nakal yang ingin menjatuhkan dirinya, dan juga Nikita Mirzani. Aksi tersebut dilakukan pada shubuh beberapa waktu lalu. 

Foto dok Instagram/Tempat usaha salon milik Fitri Salhuteru

Tempat usaha salon milik Fitri Salhuteru itu mendapatkan coretan-coretan berwarna merah yang berisi teror dari pelaku nakal tersebut. Terlihat dari CCTV, ada dua orang pelaku mengenakan helm. Satu orang melakukan aksi coret dengan pilok, sedangkan satunya lagi merekam lewat handphonenya. 

Foto dok Instagram/Fitri Salhuteru

“Teman yang ngikutin ya ada perbuatan vandalisme kebetulan ada klinik dan kantor digedung ini. Buat aku nggak  ngaruh sama sekali, aku tau dalangnya siapa yang ngaruh kenyamanan hidup aku. Justru aku melihat orang itu gemas sama aku. Dia berharap aku merasa terganggu atau bawa ke polisi, tapi ngak keduanya,”ungkap Fitri Salhuteru. 

Foto dok Instagram/Fitri Salhuteru

“Hari terjadinya lupa, tapi saat saya di Korea. Vandalisme gini nunggu aku nggak ada kan. Olah konyol seperti ini nggak masalah. Liat cctv kan banyak cctv yang mengarah sehingga bisa dengan jelas liat pelakunya, rumahnya dimana ketahuan juga karena dijalan juga ada cctv. Shubuh sepi jadi ngeliatnya enak.  Panggil satpam kenapa ada kejadian ini saya maafkan, mungkin datang mereka  pas jam tidur ngantuk mungkin securitinya di BSD, lelah ngantuk walau berkali-kali  terjadi disini itu nggak  masalah,”sambung  Fitri Salhuteru.

Meski sudah dua kali mengalami aksi vandalisme tersebut, namun Fitri Salhuteru tak merasa terganggu. Ia juga tak berniat melaporkan ke pihak berwajib. Justru bagi Fitri, aksi mencoret tersebut dilakukan menjelang Ramadhan bisa membantunya dalam upaya bersih-bersih. Mengingat Fitri memiliki kebiasan untuk bersih-bersih jelang bulan berkah tersebut. 

“Jelang bulan puasa kebiasan dihidup saya itu selalu bersih entah itu kaca, hordeng dan sofa dicuci. Nah kebetulan saya pengen anak-anak  bersihin kaca depan dari dua minggu lalu. Nah kebetulan dicoret jadi dibersihkan juga kan.  Saya rasa udah cukup puas karena udah tau siapa dalangnya. Dalang yang  rumahnya juga  dicoret kan artinya dia bukan orabg hebat bisa melakukan vandalisme kekediaman aku atau Niki misalnya,”beber Fitri Salhuteru. 

“Saya merasa apa yang terjadi apa pun terjadi pada diri aku dan Niki lebih dari cukup sih, Tuhan membalasnya ternyata kalau kita bersabar kita tau ada kezaliman. Masyarakat Indonesia bisa melihat dan  menilai sendiri. Jangan libatkan pihak berwajib walau ada pasalnya perbuatan tak menyenangkan,”tandas Fitri Salhuteru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here