Foto dok Instagram/Selain Atta Halilintar, Stefan William Terseret Kasus Robot Trading ATG

Kasus robot trading Auto Trade Gold atau disingkat ATG milik Wahyu Kenzo terus berbuntut panjang. Bahkan kini, sudah ada nama baru lagi yang terseret, yaitu Stefan William. Sang aktor yang merupakan mantan suami Celine Evangelista itu diduga ikut kebagian dana rupiah yang berlimpah, hasil tindak pidana pencucian uang. 

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi langsung dari pihak Stefan William mengenai hal tersebut. Disisi lain, Celine tak banyak berkomentar soal ditanya kabar miring yang menimpa sang mantan suami. 

Ia bahkan mengaku baru mengetahui hal tersebut. Dan meminta awak media untuk mengklarifikasi langsung kepada Stefan William. 

“Ya saya nggak tau soal itu. Mending klarifikasi langsung aja ke orangnya (Stefan),”tandas Celine Evangelista.

Sementara itu, YouTuber kondang Atta Halilintar sebelumnya sudah masuk dalam satu nama yang disebut-sebut ikut menerima dana hasil tindak pidana pencucian uang dari bisnis illegal Wahyu Kenzo. 

Foto dok Instagram/Atta Halilintar tak pernah terlibat bisnis robot trading

Namun, saat dikonfirmasi suami Aurel Hermansyah itu dengan tegas membantahnya. Menurutnya, ia tak pernah terlibat bisnis robot trading. Meski begitu, ia tak menampik pernah memenuhi undangan untuk promo produk susu, namun sama sekali tidak mengetahui kalau itu bagian dari jaringan bisnis yang bermasalah. 

“Belum bisa diketahui, jadi  doain aja yang terbaik. Ya pokoknya belum bisa  ngasih tahu, aku nggak  bilang iya,  nggak  bilang enggak,  tapi  minta doain yang  terbaik aja dari semua temen-temen,”tandas Atta Halilintar.

“Belum bisa kasih jawaban karena kan kita sih nggak pernah yang  gitu-gitu  yah. Nggak pernah ikutan robot-robot gitu. Kemungkinan juga kita kan ini doang misalkan dibayar ke acara manggung apa produknya, produk susu dan kita kan nggak tahu dananya dari apa-apa. Ya nggak tahu kan yah kalo ada acara-acara  kan banyak  semua diundang,  penyanyi, YouTuber, dan influenser. Ya saya nggak mungkin nanya ini dari mana duitnya,”lanjut Atta Halilintar.

Diketahui kuasa hukum korban robot trading, Zainul Arifin juga pernah mengklarifikasi bahwa pelibatan sejumlah publik figure dalam kasus dugaan TPPU Wahyu Kenzo itu tidak bermaksud untuk mencemarkan nama baik. Penyebutan nama-nama tersebut justru bertujuan membantu pihak kepolisian agar kasus tersebut cepat diusut tuntas.

Selain itu, diharapkan para artis tersebut bisa segera mengembalikan uang yang asal usulnya tak jelas tersebut dalam status para selebriti tersebut sebagai brand ambassador.

“Kami sekaligus klarifikasi supaya berimbang. Sebenarnya, kami ingatkan bahwa  ada dana pencucian uang oleh karena itu akan ada denda sekitar 5 milyar. Saya  akan bacakan sejumlah public figure terkait ATG yaitu diduga melibatkan 8 pulic figure bahwa  pada  rentang waktu  2020-202,”jelas Zainul Arifin S.H dan Bionda Johan S.H, kuasa hukum korban robot trading. 

“TSK menggunakan public figure untuk menarik investor diantaranya, Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Gus Miftah dan Haji Faisal. Dan kami sebagai kuasa hukum para korban tidak  ada maksud merusak nama baik fublik figure, tapi  mengajak kerja sama untuk mengungkapkan modus,”lanjut Zainul Arifin S.H dan Bionda Johan S.H. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here