Kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak masih terus menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, hingga kini masih ditemukan korban jiwa atas kasus tersebut.

Menteri Kesehatan menyebut kasus ini disebabkan adanya senyawa kimia berbahaya pada beberapa jenis obat syrup penurun panas yang utamanya pada anak usia di bawah lima tahun.

Selain mengungkapkan sejumlah gejala klinis pada penderita, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengungkap jumlah kasus sejak akhir bulan Agustus kemarin semakin meningkat di Indonesia dengan kasus kematian 55 persen dari total penderita.

Tentu saja hal ini menimbulkan rasa khawatir sekaligus prihatin dari berbagai kalangan. Mereka semua merasa sedih dan berharap agar Pemerintah bisa segera mengatasi kondisi yang mengenaskan tersebut.

Dari 102 jenis obat yang dijual dan diberhentikan sementara peredarannya, BPOM sudah menarik lima jenis produk obat sirup dari pasaran. Tak hanya itu, kondisi meningkatnya kasus gangguan ginjal akut pada anak tersebut juga menimbulkan kepanikan masyarakat.

Mengingat sejauh ini total terdata 241 kasus gagal ginjal akut di Indonesia. Dari 241 kasus, sebanyak 131 orang meninggal dunia atau 55 persen dari penderita. Semua ini karena senyawa kimia berbahaya yang terkandung dalam obat sirup penurun panas untuk anak usia lima tahun alias balita. Zat tersebut adalah Etilen Glikol dan Dietilen Glikol.

Senyawa ini muncul akibat kelebihan zat pelarut dalam kandungan paracetamol pada beberapa obat syrup yang menyerang ginjal balita dan bisa berakibat penderita hingga meninggal dunia.

Adapun gejala klinis yang dialami para balita adalah demam, kehilangan nafsu makan dan kuantitas buang air kecil yang sedikit dan susah buang air besar.

Kondisi ini juga mengkhawatirkan buat selebriti yang memiliki anak kecil, seperti pasangan Felicya Angelista dan Caesar Hito.

Felicya Angelista dan Caesar Hito. (Foto: Instagram.com/@felicyangelista_)

“Itu aku panik sih, terus aku konsul  ke dokter minta racik ke dokter. Yang pasti kita harus bijaksana dan  harus cari tahu dulu,”ungkap Felicya Angelista dan Caesar Hito.

Terkait laju meningkatnya kasus ganguan ginjal akut tiga bulan terakhir, Menteri Kesehatan pun mengambil kebijakan konservatif dengan menarik sementara peredaran obat sirup untuk panas, batuk dan flu.

Selain itu juga melarang para dokter untuk meresepkan kepada pasien mereka obat syrup sambil Pemerintah dan BPOM meneliti obat apa lagi yang mengandung senyawa kimia berbahaya tersebut.

Dinar Candy
Dinar Candy. (Foto: Instagram.com/@dinar_candy)

“Aku kaget dong. Aku denger banyak juga  korbannya. Aku  setuju aja sih ditarik karena  kadang anak kecil ngak bisa bedain dan nggak bisa ngerasain sakit. Jadi alternatif obat syrup saat ini adalah obat tablet atau kapsul,”ujar Dinar Candy.

Kalina Ocktaranny
Kalina Ocktaranny. (Foto: Instagram.com/@kalinaocktaranny)

“Oh kemarin saya baru lihat tuh kasusnya. Semoga apa penyebabnya bisa segera diatasi. Saya seorang ibu dan nggak bisa ngebayangin rasanya kehilangan anak. Semoga penyebabnya juga bisa ditemukan. Waktu Aska sakit, aya kasih buah-buahan dan resep dari dokter berupa obat-obatan,”timpal Kalina Oktaranny.

Melonjaknya meningkatnya kasus dugaan gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak membuat sejumlah artis dihantui rasa takut dan membandingkan pengibatan yang dulu dan sekarang. Benarkah pengobatan herbal menjadi pilihan lebih aman ditengah hebohnya pemberitaan kasus ganguan ginjal akut progresif atipikal pada anak tersebut?

Ira Wibowo
Ira Wibowo. (Foto: Instagram.com/@irawbw)

“Aku juga sempet kepikiran, gila ya. Waktu mereka kecil kayaknya belum ada dan kayaknya masalah gagal ginjal itu baru sekarang-sekarang ini. Untuk  penanganan pertama, mudah-mudahan cepet teratasi. Jadi  anak tuh mau orang kaya atau miskin tetap saja harus diobati, bisa dengan memilih herbal mungkin,”beber Ira Wibowo.

“Nggak bisa dibilang banyak sih,  apalagi kalau sampai kehilangan anak. Pokoknya  aku mendoakan supaya cepat teratasi dan ibu tetap  mendampingi anak. Jangan ada korban lagi,”sambung Ira Wibowo.

Adanya kasus ini membuat masyarakat dan selebriti sangat prihatin dan berharap cepat bisa teratasi.

“Ya  prihatin banget, kita berharap makin banyak yang sembuh, eh makin begini,jahat banget sih. Jadi ikuti langkah Menteri Kesahatan aja,”tandas Ira Wibowo.

Ira Swara
Ira Swara. (Foto: Instagram.com/@iraswara)

“Pastinya,  aku seorang ibu  khawatir dan ujian ya berat banget, ini  cobaan, khususnya ibu-ibu. Jadi obat herbal bisa jadi alternatif. Kabarnya masih rancu ya, kita bukan ahlinya. Jadi  kalau masiih resah lebih baik ngak digunakan dulu. Lagian sayur-sayuran dan buah-buahan juga bias buat jaga kesehatan. Semoga permasalahan ini cepat selesai dan obatan-obatan di pasaran cepat di tarik, kalau memang ada dilarang jangan dijual,”tegas Ira Swara.

Ditengah ketakutan akan kasus ini, baru-baru ini BPOM mengumumkan kabar gembira. Dimana telah ditemukan daftar obat yang dapat menyembuhkan penyakit gagal ginjal akut yang terjadi pada anak-anak. Selain itu BPOM mengeluarkan daftar obat-obatan yang aman bagi anak-anak. Jadi diharapkan semua masyarakat supaya tidak panik dan cemas lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here