Celine Dion
Celine Dion. (Foto: Jordan Strauss/Invision/AP)

Setahun setelah didiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome, kondisi Celine Dion rupanya makin memburuk. Dikabarkan pihak keluarga, sang diva tidak dapat lagi mengontrol gerakan tubuh tertentu.

“Dia tidak memiliki kendali atas ototnya,” kata saudara perempuan Celine Dion, Claudette Dion dilansir dari E! Online.

Sejak Desember 2022, Celine Dion telah membatalkan sejumlah konser karena masalah kesehatan, yakni mengidap penyakit langka stiff person syndrome dengan gejala awal kejang otot.

Penyakit itu, mempengaruhi aktivitas sehari-harinya, termasuk pita suara.

Apa Itu Stiff Person Syndrome?

Sebagai informasi, Stiff Person Syndrome, atau disebut juga sindrom Moersch-Woltman merupakan penyakit neurologis langka.

Penyakit ini diakibatkan oleh kelainan sistem imun langka yang memengaruhi sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang.

Stiff Person Syndrome ditandai dengan gejala kekakuan otot progresif dan episode berulang dari kejang otot yang menyakitkan.

Awalnya, kekakuan otot muncul dan menghilang. Tapi pada akhirnya kekakuan otot itu berlangsung konstan. Tak hanya di satu area seperti kaki, seiring waktu kekakuan itu akan menyebar ke otot lainnya seperti dengan dan wajah.

Tentunya, hal itu akan membatasi kemampuan seseorang untuk berjalan maupun bergerak seperti biasa. Selain otot kaku, beberapa penderita bisa mengalami kram yang menyakitkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here