Foto dok Instagram/aktris Tissa Biani

Momen lebaran pasti terasa bahagia jika masih dilengkapi anggota keluarga yang komplit. Dan sebaliknya, berasa ada yang kurang jika sudah ada salah satu anggota keluarga yang sudah pergi menghadap Sang Ilahi. Hal ini jugalah yang dirasakan aktris Tissa Biani.

Foto dok Instagram/Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023 lalu menjadi perayaan lebaran pertama bagi Tissa Biani tanpa Bobby Begjo Warasno, ayah kandungnya

Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023 lalu menjadi perayaan lebaran pertama bagi Tissa Biani tanpa Bobby Begjo Warasno, ayah kandungnya. Dimana kepergian Bobby Begjo Warasno pada Minggu, 2 April 2023 lalu dikarenakan serangan jantung. Kepergiannya itu membuat Tissa hingga kini masih merasakan kesedihan mendalam. Karena itulah  ia pun menyempatkan waktu untuk nyekar ke makan sang ayah. 

Lebaran kedua, ia dan keluarga nyekar ke makam sang ayah di komplek makam keluarga di daerah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Hal ini juga dibenarkan oleh kakak Tissa Biani, Arlita Biani. 

“Ya sempet ziarah bareng keluarga, kita memang  biasa hari ke dua,  kalo hari pertama makam rame banget, jadi meminimalisir keramaian makanya di hari kedua. Kita semua masih berkabung  dan kirim doa untuk almarhum,”ungkap Arlita Biani, kakak Tissa Biani. 

Tak hanya Tissa Biani yang merasakan lebaran pertama tanpa orangtuanya, tapi juga pesinetron Cahya Kamila. Saat nyekar ke makam almarhumah Nani Wijaya di pemakaman Babakan Madang, kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu, 23 April 2023 lalu, Cahya masih terlihat berkabung dengan duka yang mendalam. 

Foto dok Instagram/Cahya Kamila

“Lebaran tanpa ibu menyedihkan kalo lagi pas di rumah masih inget dan sedih banget. Saya liat foto dan video belum mau karena masih sedih aja. Kemaren lebaran di rumah kakak aku kita stel tentang  ibu yang lagi wawancara  di YouTube,” ungkap Cahya Kamila.

“Kalo lebaran biasanya karena tahun lalu ibu dah sakit dah lupa-lupa. Tradisi sama ibu sebelum sakit yang kita kangenin makanan lengkap. Kita  nggak perlu repot bawa atau nyiapin Ini, makanan ibu yang dikangenin trus sungkeman sama ibu,”lanjut Cahya Kamila. 

Foto dok Instagram/Cahya Kamila mengungkapkan kalau dirinya telah merasakan kehilang sang ibu sejak setahun sebelum Nani Wijaya pergi untuk selama-selamanya

Selanjutnya, Cahya Kamila mengungkapkan kalau dirinya telah merasakan kehilang sang ibu sejak setahun sebelum Nani Wijaya pergi untuk selama-selamanya. Pasalnya, Nani Wijaya diakhir hayatnya sempat menderita penyakit dimensia yang membuatnya alami penurunan daya ingat dan cara berpikir. 

“Tahun lalu ibu sudah dimensia lupa, makanya tahun lalu kita dah kehilangan jiwanya ibu, jadi tahun ini sama dengan  tahun lalu beda wujudnya aja. Kalo  tahun kemaren kita mau minta maaf walau ibu ngerti atau nggak. Sekarang nggak  ada sosoknya,  kalo kangen nggak bisa mau minta maaf. Kalo kangen pun udah nggak bisa liat lagi,”tandas Cahya Karmila. 

Hingga saat ini, Cahya Kamila terus terkenang akan sikap dan sifat sang ibu yang selalu menjadi ibu yang baik buat anak-anaknya. Ditengah kesibukan sang ibu, ia tetap memberikan petuah dan kata-kata bijak kepada semua anak-anaknya. 

“Ya pasti sering banget setiap anak beda-beda. Apa yang dia rasakan kita diberikan  petuahnya dan  ada aja karena memang  sosok ibu yang baik banget dan  ortu bijak juga. Banyak momen yang dikenang, saat  ibu sakit,  aku ngerawat dia yang sudah  seperti kayak anak kecil, jadi kadang  lucu itu yang diinget,”beber Cahya Karmila. 

“Ibu nggak minta apapun hanya anaknya yang belum nikah diminta nikah. Ya doa tiap hari,  semoga ibu selalu dilapangkan jalannya, ditempatkan yang baik dan dipertemukan sama ayah dan adik aku, Sukma Ayu,”lanjut Cahya Karmila.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here