C&R TV, Korea Selatan — Momen santai Jungkook BTS saat menikmati waktu berolahraga di kawasan Sungai Han mendadak berubah menjadi perbincangan besar di media sosial. Bukan karena aktivitas larinya, melainkan karena peringatan keras yang ia sampaikan beberapa saat setelahnya.
Idol berusia 28 tahun itu sempat menunjukkan sisi ramahnya kepada para penggemar yang berpapasan dengannya. Dengan mengenakan masker dan topi, Jungkook tetap melayani ajakan foto dari fans yang kebetulan bertemu dengannya saat berlari.
Namun suasana hangat tersebut rupanya tidak bertahan lama. Setelah aktivitasnya selesai, Jungkook menyadari ada orang-orang yang menunggu di sekitar rumahnya. Situasi itu membuatnya akhirnya angkat bicara melalui Instagram Story.
Dalam video yang diunggahnya, Jungkook menyampaikan teguran tegas kepada mereka yang diduga mengikuti atau menunggunya di dekat kediamannya.
“Aku tidak pernah menyuruh kalian menunggu di dekat rumahku. Hentikan sekarang juga. Itu tidak keren. Aku akan membongkar dan mengungkapkan siapa kalian,” ujar Jungkook.
Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar menilai kemarahan Jungkook dapat dimengerti mengingat privasi pribadinya kembali terganggu setelah beberapa kali menghadapi kejadian serupa.
Tak lama setelah menyampaikan pesannya, Jungkook juga membagikan video yang memperlihatkan dirinya berulang kali melayangkan pukulan. Cuplikan itu ramai dibicarakan dan dianggap sebagai bentuk luapan frustrasi atas situasi yang sedang dihadapinya.
Riwayat Kasus Penguntitan yang Pernah Dialami Jungkook
Insiden terbaru ini bukan kali pertama Jungkook berurusan dengan penguntit yang mendatangi area tempat tinggalnya.
Pada Juni tahun lalu, seorang wanita asal China berusia 30-an ditangkap setelah diduga mencoba masuk ke rumah Jungkook dengan berulang kali memasukkan kode akses pintu depan.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Agustus, seorang wanita Korea Selatan berusia 40-an juga diamankan setelah diduga memasuki area parkir kediaman Jungkook tanpa izin. Kasus tersebut berlanjut hingga ke kejaksaan pada Oktober dengan dugaan pelanggaran berupa masuk tanpa izin dan pelanggaran undang-undang anti-stalking Korea.
Sementara itu, pada Desember, seorang wanita Jepang berusia 50-an kembali diamankan pihak berwenang setelah diduga mendatangi rumah Jungkook dan berulang kali menekan kunci pintu masuk.
Dukungan ARMY Mengalir
Viralnya unggahan Jungkook turut memicu gelombang dukungan dari ARMY di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar mengecam tindakan penguntitan yang dinilai telah melampaui batas hubungan antara artis dan penggemarnya.
Selain menyampaikan dukungan kepada Jungkook, sejumlah penggemar juga kembali menyerukan perlindungan yang lebih ketat terhadap artis K-pop. Mereka berharap pihak agensi maupun aparat berwenang dapat mengambil langkah yang lebih tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Kasus terbaru ini sekaligus kembali menyoroti persoalan privasi yang masih menjadi tantangan bagi banyak bintang K-pop, terutama ketika batas antara kekaguman dan pelanggaran ruang pribadi mulai diabaikan.











