C&R TV, Jakarta — Setiap kali pesanan online masuk, Rico Ceper punya satu permintaan kepada istrinya: lebihin dulu untuk kami di rumah.
Menjelang Idulfitri, dapur keluarga Rico sudah sibuk lebih awal. Sang istri, yang Rico juluki “Ibu Menteri Keuangan”, sudah menyiapkan bahan untuk lontong sayur, opor ayam kesukaan anak-anak, dan semur daging.
Dua hidangan khas Sumatera turut melengkapi meja makan mereka. Sang istri yang berasal dari Aceh memasak ikan kemamah — ikan teri yang dibumbui sunti. Sunti adalah fermentasi belimbing wuluh yang membuat masakan lebih tahan lama.
Rico yang berdarah Padang pun mendapat jatahnya: rendang. Ia pun berkomentar soal kualitas bahan bakunya.
“Bahannya benar-benar daging sapi bukan dari sendal ya. Takutnya alot kan dapat alot jahe dah gitu,” ujar Rico.
Masakan Rumah vs Jajan
Rico memuji kemampuan masak istrinya secara terbuka. Kedua anaknya berusia 8 dan 11 tahun. Masakan sang istri membuat mereka tak punya alasan untuk mencari makan di luar.
Sang istri menjelaskan sendiri alasannya.
“Makanya di rumah saya puasa, Bapak suka makan ya nyemil, saya sama anak-anaknya juga nyemil. Jadi mau jajan ke mana lagi gitu kalau udah komplit,” kata istri Rico.
Masalah muncul ketika teman-teman sang istri mulai memesan secara online. Setiap kali istri bersiap memenuhi pesanan, Rico turun tangan meminta pengecualian untuk porsi keluarga.
“Kalau gitu lebihin ini gua lagi sama anak-anak lagi nambah lu jual ada mesan temannya gitu,” kata Rico.
Lebaran di Jakarta
Tahun ini Rico dan keluarga merayakan Lebaran di Jakarta, berbeda dari tahun lalu yang dirayakan di Tangerang. Selain keluarga inti, ada satu kunjungan yang sudah menjadi tradisi dua tahun terakhir. Mereka menyempatkan diri ke kediaman Rahmat Darmawan — sosok yang mereka anggap seperti keluarga sendiri.
Persiapan angpau juga sudah beres. Rico sudah menukar uang untuk dibagikan ke anak-anak. Soal nominal, keduanya candakan: lebih baik lecek tapi Rp100.000 daripada baru tapi cuma Rp5.000.











