C&R TV, Jakarta — Di tengah ramainya perbincangan mengenai video permintaan maaf Sarwendah, perhatian publik kini beralih kepada satu hal lain: bagaimana respons Ruben Onsu setelah melihat video tersebut.
Jawaban yang muncul ternyata jauh dari dugaan banyak orang. Tidak ada pernyataan panjang, tidak ada klarifikasi tambahan, bahkan tidak ada komentar emosional yang memperkeruh suasana. Menurut kuasa hukumnya, Ruben hanya memberikan respons singkat saat ditanya mengenai video yang sedang ramai diperbincangkan itu.
“Saya tanya juga pendapat dia tentang postingan video S yang meminta maaf itu, komentarnya cuma ‘oh’. Cuma gitu saja,” ungkap Minola Sebayang dalam wawancara virtual.
Respons yang hanya terdiri dari satu kata itu langsung menjadi sorotan karena muncul di tengah konflik yang dalam beberapa waktu terakhir terus berkembang ke ruang publik.
Pihak Ruben Nilai Permintaan Maaf Tak Ditujukan Kepadanya
Minola menjelaskan bahwa pihaknya telah mencermati isi video permintaan maaf yang diunggah Sarwendah. Namun setelah menelaah seluruh pernyataan yang disampaikan, mereka menilai tidak ada bagian yang secara khusus mengarah kepada Ruben Onsu.
Menurut Minola, isi video tersebut lebih ditujukan kepada publik dan netizen yang mengikuti polemik yang berkembang belakangan ini.
“Kami selaku kuasa hukum Ruben, atas postingan S yang meminta maaf, kami tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Itu haknya dia. Tapi yang perlu kami garis bawahi, permintaan maaf itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami, Ruben Onsu,” kata Minola.
Penilaian tersebut didasarkan pada tidak adanya penyebutan nama Ruben maupun permintaan maaf yang secara langsung ditujukan kepadanya.
“Semua materi yang disampaikan oleh S dalam postingan itu, kami melihatnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan klien kami, Ruben Onsu,” tegasnya.
Soroti Polemik yang Jadi Pemicu
Dalam keterangannya, Minola juga menyinggung sejumlah hal yang sebelumnya memicu polemik di media sosial. Ia menyebut tidak ada pembahasan mengenai dugaan sindiran yang ramai diperbincangkan publik, termasuk terkait penggunaan kata “cong” maupun persoalan nominal Rp200 juta yang sempat menjadi bahan perdebatan.
“Karena tidak ada satu kalimat pun yang menyatakan permohonan maaf kepada Ruben Onsu karena sudah, artinya itu, disindir ya, dengan kata-kata ‘cong’ misalnya, kemudian dengan kata-kata ‘200 juta’ itu,” ujarnya.
Menurut Minola, jika tujuan video tersebut adalah untuk berdamai dengan Ruben, seharusnya terdapat pernyataan yang menyentuh dampak yang dirasakan kliennya selama polemik berlangsung.
“Tidak ada satu kalimat pun permintaan maaf kepada orang yang telah dicederai hatinya, harga dirinya di depan publik,” lanjutnya.
Karena alasan itu pula, pihak Ruben menilai video tersebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan presenter tersebut.
Hak Asuh Anak Masih Jadi Perbincangan
Di tengah polemik yang belum sepenuhnya mereda, Minola mengungkapkan bahwa belakangan muncul sejumlah desakan dari masyarakat yang meminta Ruben mempertimbangkan langkah hukum terkait hak asuh anak.
Meski demikian, ia memastikan belum ada keputusan apa pun mengenai langkah tersebut.
“Mereka meminta agar kami segera melakukan gugatan untuk meminta hak asuh terhadap anak-anak itu. Tapi kami belum memberikan tanggapan, belum memberikan respons. Kami juga belum bahas dengan Ruben,” tutur Minola.
Untuk saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Ruben mengenai polemik yang berkembang. Namun respons singkatnya terhadap video permintaan maaf Sarwendah justru menjadi salah satu detail yang paling banyak menarik perhatian publik di tengah konflik yang masih berlangsung.











