C&R TV, Seoul — Jisoo BLACKPINK melalui kuasa hukumnya menegaskan tidak mengetahui maupun terlibat dalam isu pelecehan seksual dan KDRT yang menyeret nama kakaknya, Kim Jung Hoon. Ia juga membantah kabar pendirian agensi Blissoo dilakukan bersama sang kakak.
Pernyataan resmi itu disampaikan firma hukum Kim and Chang pada Senin (20/4/2026) mewakili sang artis sekaligus agensi. Dalam dokumennya, pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa Jisoo telah hidup mandiri dan jauh dari keluarga sejak menjadi trainee.
“Artis telah memulai kehidupan sebagai trainee sejak usia muda dan telah hidup mandiri jauh dari keluarganya untuk waktu yang lama, sehingga dia tidak mengetahui atau terlibat dalam kehidupan pribadi individu tersebut (Kim Jung Hoon),” demikian bunyi pernyataan yang dirilis Kim and Chang.
Mereka juga meluruskan spekulasi seputar Blissoo. Agensi yang menaungi Jisoo tersebut dipastikan didirikan secara mandiri tanpa keterlibatan anggota keluarga sebagai pengambil keputusan atau penerima gaji.
“Tidak ada anggota keluarga yang menerima gaji dari Blissoo atau berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Agensi dikelola sepenuhnya secara independen tanpa keterlibatan anggota keluarga,” tegas firma hukum tersebut.
Dalam pernyataan yang sama, Kim and Chang menambahkan bahwa tidak ada dukungan finansial atau hukum dari Jisoo maupun Blissoo untuk Kim Jung Hoon. “Blissoo dan Jisoo tidak memberikan dukungan finansial maupun hukum dalam bentuk apa pun kepada individu tersebut, dan tidak memiliki rencana untuk memberikannya di masa depan,” pungkasnya.
Firma hukum ternama Korea Selatan itu turut mengumumkan rencana tindakan tegas terhadap penyebar informasi palsu yang mencatut nama dan foto kliennya. Langkah tersebut diambil karena dianggap sebagai pencemaran nama baik yang dapat berujung pidana.
Kronologi Kasus Kim Jung Hoon
Sebelum klarifikasi ini mencuat, publik dihebohkan dengan kabar penangkapan seorang pria berusia 30-an yang disebut sebagai kakak anggota girl group ternama. Ia diduga melakukan kontak fisik tanpa persetujuan terhadap seorang streamer di kediamannya.
Pihak kepolisian telah mengajukan surat penangkapan, namun Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menolaknya dengan alasan bukti yang diajukan masih kurang. Belakangan, pria tersebut teridentifikasi sebagai Kim Jung Hoon.
Tidak berselang lama, muncul isu baru yang lebih berat. Sebuah unggahan di forum komunitas daring Theqoo pada 23 April 2026 memuat foto-foto yang diduga berasal dari istri Kim Jung Hoon. Gambar itu memperlihatkan luka lebam di tangan dan wajahnya.
Unggahan tersebut disertai narasi panjang yang membeberkan berbagai tindak kekerasan dalam rumah tangga. Beberapa di antaranya adalah pemukulan, makian, pemaksaan berlutut telanjang untuk memohon ampun, hingga penyiksaan menggunakan air.
Hingga klarifikasi dari pihak Jisoo dirilis, Kim Jung Hoon sendiri masih belum memberikan tanggapan apa pun terkait seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.











