Jusuf Kalla Terharu Usai Ikut Nobar Film Tanah Runtuh, Ingatkan Pentingnya Damai

Jusuf Kalla Terharu Usai Ikut Nobar Film Tanah Runtuh, Ingatkan Pentingnya Damai
Ada pesan hangat yang terus diingat Jusuf Kalla setelah menonton kisah tentang konflik, kehilangan, dan harapan akan perdamaian
banner-ad

C&R TV, Jakarta — Bagi banyak orang, Tanah Runtuh mungkin hanya sebuah film yang akan segera tayang di bioskop. Namun bagi Jusuf Kalla, kisah yang tersaji di layar itu membawa ingatan pada sebuah masa ketika perdamaian dan persaudaraan menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.

Mantan Wakil Presiden RI itu hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara special screening film Tanah Runtuh yang digelar di Metropole XXI, Jakarta. Kehadirannya terasa istimewa karena film tersebut mengangkat konflik bernuansa agama yang pernah terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, wilayah yang memiliki jejak penting dalam perjalanan rekonsiliasi yang pernah ia jalani.

Baca Juga

Tak hanya dihadiri tokoh nasional, acara itu juga mengundang para pemuka agama lintas iman. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap pesan perdamaian yang ingin disampaikan film produksi Denny Siregar Production tersebut.

Usai menyaksikan film, Jusuf Kalla memberikan tanggapan singkat namun penuh makna.

“Bagus sebagai film. Film itu menceritakan kelompok dengan latar belakang Poso,” ujarnya kepada awak media.

Bagi Jusuf Kalla, film ini bukan sekadar mengingatkan pada konflik masa lalu. Ada pesan yang menurutnya jauh lebih penting untuk diwariskan kepada generasi berikutnya, yakni menjaga hubungan sosial dan membangun rasa saling percaya.

“Perlunya selalu tetap memperhatikan kehidupan sosial yang baik, antargenerasi, dan juga saling percaya,” tuturnya.

Baca Juga

Film Tanah Runtuh sendiri dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. Karya yang disutradarai Rudi Soedjarwo itu diproduseri oleh Denny Siregar, sementara Islah Bahrawi dan Enden Kartawijaya dipercaya sebagai eksekutif produser.

Cerita dalam film berpusat pada dua kakak beradik, Kai dan Ringgo. Ringgo yang diperankan Ridho Khaliq digambarkan sebagai anak dengan Down Syndrome yang harus menghadapi situasi mencekam ketika konflik memisahkannya dari sang ibu.

Di tengah ketidakpastian itu, Kai yang diperankan Yoan berusaha menjaga adiknya. Mereka kemudian bertemu Idham, seorang anggota polisi yang dimainkan Vino G. Bastian, yang membantu melindungi dan menemani perjalanan keduanya.

Denny Siregar Production juga sengaja mengundang tokoh-tokoh lintas agama dalam acara pemutaran khusus tersebut. Harapannya, mereka dapat menjadi agent of change yang terus menyuarakan nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

Selain Vino G. Bastian, Yoan, dan Ridho Khaliq, film ini turut dibintangi Sigi Wimala, Kurnia Nizar, Umar Akbar, Jerry Likumahuwa, Tubagus Ali, Royhan Hidayat, Jenda Munthe, Agnes Naomi Shivapriya, Tike Priatmakusumah, Gerald Yo, Runny Rudiyanti, Luna Allegra, hingga aktris senior Sari Koeswoyo.

Lewat kisah yang dibangun, Tanah Runtuh tak hanya berbicara tentang konflik. Film ini juga mengingatkan bahwa di tengah perbedaan, selalu ada ruang untuk saling memahami dan menjaga persaudaraan.

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!
banner-ad

Pos terkait

banner-ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *