C&R TV, Jakarta — Waktu libur yang seharusnya menjadi momen menyenangkan bersama keluarga mendadak berubah bagi Tantri Syalindri Ichlasari. Vokalis Kotak itu mengaku mengalami tekanan emosional setelah menerima kabar yang membuatnya sulit berpikir tenang dalam beberapa hari terakhir.
Melalui media sosial, Tantri mengungkap bahwa dirinya menjadi salah satu korban dalam dugaan kasus penipuan yang melibatkan seseorang yang selama ini dikenalnya sebagai teman dekat. Kondisi tersebut membuatnya mengaku kehilangan nafsu makan dan kesulitan menjalani aktivitas seperti biasa.
Dalam unggahannya, Tantri bercerita bahwa kabar tersebut datang saat dirinya sedang menikmati waktu bersama anak-anak. Perubahan suasana yang begitu cepat membuatnya merasa terpukul.
“2 hari ini berat banget di jalanin, perubahan perasaan yang teramat cepat! Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa2, liat WAG tiba-tiba denger kabar ngga baik. Langsung drop banget, ilang nafsu makan,” tulis Tantri.
Meski demikian, Tantri tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Ia mengaku tetap tampil menghibur di atas panggung dan menjalani aktivitas sebagai juri, walaupun pikirannya terus tertuju pada perkembangan kasus tersebut.
“Hari ini setelah 2×24 jam dengan status yang masih belum ketemu dimana posisinya, harus sambil kerja menghibur dan sempet ngejuri juga. Fisik di panggung pikiran kemana2 ttp masih nunggu kabar. Udah ketemu belum orangnya. Ternyata masih NIHIL,” ungkapnya.
Uang untuk Anak Disebut Ikut Hilang
Tantri menjelaskan bahwa salah satu alasan dirinya begitu terpukul adalah karena dana yang disebut ikut hilang merupakan hasil kerja keras yang selama ini disiapkan untuk masa depan anak-anaknya.
“Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin HAK ANAK2 YANG GW KUMPULIN SELAMA INI FIX LENYAP! KOK TEGA???,” tulisnya.
Ia juga mengaku kecewa karena orang yang disebut terlibat dalam persoalan tersebut merupakan sosok yang selama ini dipercaya sebagai teman.
“Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang,” lanjut Tantri.
Kerugian Disebut Mendekati Rp10 Miliar
Dalam unggahan yang sama, Tantri menyebut jumlah korban diduga tidak hanya sedikit. Ia mengklaim total kerugian yang dialami para korban jika digabungkan mendekati angka Rp10 miliar.
“Benar! Aku lg kena penipuan teman sendiri, karena sudah 3×24 jam dia menghilang. Dan ga ada itikad baik buat ketemu. Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang di total2 hampir 10 M,” ungkapnya.
Menurut Tantri, para korban hingga kini masih berharap dana mereka dapat dikembalikan. Karena alasan itu, ia mengaku belum membawa persoalan tersebut ke jalur hukum meski bukti-bukti disebut sudah terkumpul.
“Clueless.. karena pihak keluarga ga mau tau dan menyerahkan ke korban terserah mau diapain. Aku masih blm LP karena korban minta haknya kembali,” tulisnya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan maupun klarifikasi dari pihak yang disebut Tantri terkait tudingan tersebut. Sementara itu, unggahan sang musisi terus menjadi perhatian publik dan ramai dibagikan di media sosial.













