C&R TV, Jakarta — Maia Estianty merespons sentilan netizen yang mempertanyakan alasannya tetap berjualan online di media sosial meski sudah bergelimang harta dan bersuamikan pengusaha sukses.
Musisi yang dikenal sebagai pelantun “EGP” itu menuturkan komentar miring tersebut kerap muncul saat ia melakukan siaran langsung. Maia justru balik menyindir para pemberi kritik sebagai kelompok yang enggan bergerak. “Kadang kalau lagi live di media sosial ‘ih bunda udah kaya raya, kok masih mau julalan sih’, eh lu kaum rebahan, males aja,” kata Maia Estianty dalam perbincangan podcast bersama Atta Halilintar, Selasa.
Ia menegaskan bahwa kondisi finansial yang mapan bukan alasan untuk berhenti produktif. Maia mencontohkan langsung etos kerja dari suaminya yang meski telah memiliki segalanya, tetap konsisten mengelola bisnis. “Suami aku aja yang udah punya banyak aja masih mau kerja. Sampai hari ini masih kerja jualan jam tangan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Maia Estianty menilai pola pikir yang mengecam orang kaya berjualan sebagai pandangan yang sempit. Menurutnya, aktivitas berdagang yang ia lakukan tidak sekadar mencari tambahan pundi-pundi, tetapi juga berperan menggerakkan roda ekonomi dengan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. “Itu pemikiran yang sempit sih menurut aku. Ekonominya bergerak, berjalanlah, gitu kan,” tegas pelantun “EGP” tersebut.
Maia Estianty mengaku sudah terbiasa bekerja keras sejak muda. Statusnya sebagai istri dari seorang pengusaha jam tangan sukses tidak membuatnya betah berdiam diri menikmati hasil kerja pasangan. Ia mengaku tidak bisa berhenti melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Kebiasaan produktif itu, imbuhnya, akan selalu melekat pada diri seseorang hingga usia lanjut. Maia menambahkan bahwa memiliki kekayaan yang melimpah dan cukup untuk menghidupi banyak generasi ke depan bukanlah alasan untuk mematikan gairah kerja. “Karena kebiasaan seperti itu akhirnya terbawa sampai tua dan mereka tetap senang gitu lo untuk melakukan hal yang positif,” imbuh Maia Estianty.











