C&R TV, Jakarta — Kekayaan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik di tengah perselisihannya dengan mantan suami, Ruben Onsu. Perhatian publik semakin besar setelah beredar informasi bahwa ia menerima nafkah bulanan pasca perceraian mencapai Rp200 juta.
Namun, jauh sebelum menjadi sorotan karena persoalan pribadi, Sarwendah telah membangun karier panjang. Ia memulai dari profesi guru dan penerjemah bahasa Mandarin, lalu beralih ke dunia hiburan sebelum akhirnya dikenal sebagai pebisnis dengan sejumlah lini usaha.
Perjalanan itu tidak dibangun dalam waktu singkat. Latar pendidikan yang ditempuh di beberapa negara menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan kariernya.
Sarwendah diketahui menempuh pendidikan SMP di Malaysia. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan SMA di Taiwan dengan beasiswa sebelum meneruskan kuliah di Beijing, China. Kemampuan berbahasa Mandarin yang dikuasainya kemudian membawanya bekerja sebagai guru dan penerjemah.
Profesi tersebut dijalaninya sebelum memutuskan terjun ke industri hiburan Indonesia.
Berawal dari Audisi
Karier Sarwendah di dunia hiburan justru dimulai dari peristiwa yang tidak direncanakan.
Pada akhir 2010, ia menemani seorang sahabat mengikuti audisi anggota Cherrybelle. Namun, bukan sang sahabat yang lolos, melainkan Sarwendah yang akhirnya terpilih menjadi anggota tetap grup tersebut.
Saat itu, Cherrybelle menjadi salah satu girl group paling populer di Indonesia. Nama Sarwendah ikut melejit bersama grup yang identik dengan konsep ceria dan lagu-lagu pop tersebut.
Ia dikenal publik sebagai salah satu anggota yang memiliki karakter kuat. Popularitasnya terus meningkat seiring besarnya pengaruh Cherrybelle di industri hiburan saat itu.
Namun, perjalanan tersebut tidak berlangsung lama.
Pada 2012, ketika Cherrybelle berada di puncak popularitas, Sarwendah memutuskan hengkang dari grup. Keputusan itu menjadi titik balik yang mengubah arah kariernya secara signifikan.
Fokus Menjadi Pebisnis
Selepas keluar dari Cherrybelle, Sarwendah tidak hanya mengandalkan aktivitas di dunia hiburan.
Ia mulai membangun sejumlah usaha yang kemudian berkembang menjadi sumber penghasilan utama. Salah satu bisnis yang paling dikenal adalah usaha fashion melalui merek duster Sarwendah Asli. Bisnis tersebut disebut mampu menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah.
Selain fashion, Sarwendah juga mengembangkan bisnis kuliner.
Di saat yang sama, ia tetap aktif menerima endorsement dan membangun aktivitas digital yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan penting.
Perkembangan teknologi dan maraknya live shopping membuat Sarwendah semakin aktif berjualan secara digital. Aktivitas tersebut bahkan menjadi perhatian publik karena nilai transaksi yang dihasilkan disebut mencapai angka fantastis.
Data yang beredar di media sosial menunjukkan omzet penjualan dari aktivitas live dan afiliasi Sarwendah sempat mencapai Rp1,43 miliar. Sebagian besar nilai transaksi tersebut berasal dari penjualan saat siaran langsung. Namun, sejumlah warganet juga mengingatkan bahwa angka tersebut merupakan omzet penjualan, bukan pendapatan bersih yang diterimanya.
Jadi Sorotan Publik
Kini, di tengah berbagai dinamika kehidupan pribadinya, perjalanan karier dan bisnis Sarwendah kembali menjadi perhatian.
Dari seorang guru Mandarin, anggota girl group, hingga pebisnis yang aktif di berbagai sektor, Sarwendah menunjukkan transformasi karier yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Berbagai sumber pendapatan yang dimilikinya, mulai dari fashion, kuliner, endorsement, hingga aktivitas digital, menjadi fondasi finansial yang membuat namanya terus menjadi perbincangan publik.











