C&R TV, Jakarta — Aktor Anthony Xie untuk pertama kalinya membintangi web series setelah sebelumnya hanya bermain di sinetron. Ia mengakui perbedaan keduanya terasa signifikan, mulai dari persiapan, proses reading, hingga ritme syuting.
Jika sinetron bisa berlangsung satu hingga dua tahun, web series yang ia bintangi hanya dijadwalkan 30 hari syuting. Namun justru di situlah tantangannya.
“Pertama kali web series bakal berasa lebih agak capek, soalnya kita harus emosinya full dan actingnya lebih dijaga, emosi dan continuity karakter itu harus dijaga banget,” ujarnya.
Anthony memerankan karakter antagonis dalam serial 10 episode ini. Ia membedakan karakter antagonis di web series dengan antagonis sinetron yang menurutnya kerap tidak konsisten karena durasi panjang.
Di sini, ia merasa bisa mendalami karakter jauh lebih dalam dan lebih terarah. Hasilnya pun terasa berbeda bagi dirinya sendiri.
“Biasa aku antagonis, tapi antagonisnya ya biasa-biasa aja. Tapi ini lebih bisa dalam, perasaan aku juga lebih bisa maininnya lebih dalam,” katanya.
Karakter yang ia perankan adalah seorang pebisnis dengan kepribadian NPD, atau Narcissistic Personality Disorder, yang terobsesi menguasai perusahaannya. Untuk memahami karakter ini, Anthony mengaku memanfaatkan ChatGPT sebagai alat riset.
Ia mempelajari pola perilaku NPD, lalu memikirkan bagaimana ia sendiri akan bertindak jika berada dalam kondisi itu, tanpa menerapkannya ke orang lain di luar proses syuting.
“Sekarang ada ChatGPT, jadi tahu NPD ini seperti apa, apa yang akan dilakukan dia, tapi akan aku lakuin untuk diri aku sendiri, kalau aku jadi NPD aku gimana,” jelasnya.
Selama sebulan penuh bersama karakter itu setiap hari, Anthony memilih untuk lebih banyak diam di luar kamera dan melampiaskan seluruh emosinya saat berakting. Pendekatan itu ia diskusikan bersama acting coach.
Anthony merefleksikan karakternya sebagai cerminan nyata sifat manusia yang tidak pernah puas. Menurutnya, karakter yang terus mengejar uang dan kekuasaan adalah sesuatu yang relevan di kehidupan sehari-hari.
“Kalau orang pengin uang, pengin kekuasaan, pasti dia akan ngelakuin hal seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti adegan karakternya berselingkuh secara terang-terangan di depan istri sendiri. Hal itu, menurutnya, sulit diterima akal sehat dalam kehidupan nyata, meski ia tidak menutup kemungkinan ada orang yang benar-benar berperilaku demikian.











