“The King’s Warden” Tayang di Bioskop Indonesia 8 April 2026, Film Korea Terlaris Sepanjang Masa dengan 16 Juta Penonton

The King’s Warden Cetak Rekor Terlaris Korea Sepanjang Masa, Kini Hadir Di Bioskop Indonesia
"The King's Warden" tayang di bioskop Indonesia mulai 8 April 2026 — film Korea terlaris sepanjang masa ini telah ditonton 16 juta penonton di Korea Selatan dengan 8,2% penonton menontonnya lebih dari sekali.

C&R TV, Jakarta — Enam belas juta penonton bukan hanya soal angka pembuka yang besar — tapi soal penonton yang kembali lagi.

Data CGV mencatat 8,2% dari total penonton “The King’s Warden” menyaksikan film ini dua kali atau lebih: 5,2% menonton dua kali, sementara 3% kembali untuk ketiga kali atau lebih. Angka repeat viewing itulah yang menjelaskan mengapa film ini tidak sekadar meledak di pekan pembuka, lalu redup.

Baca Juga

Per 5 April 2026, jumlah penonton kumulatif di Korea Selatan mencapai tepat 16 juta — dikonfirmasi Showbox dan data KOBIS/KOFIC.

Berdasarkan pendapatan kotor, “The King’s Warden” adalah film Korea terlaris sepanjang sejarah dengan $103,1 juta — dihitung per akhir pekan 3–5 April 2026. Angka itu melampaui “Extreme Job” ($93,7 juta) dan “The Admiral: Roaring Currents” ($91,1 juta).

Dari sisi jumlah penonton, posisinya ada di peringkat ke-3 sepanjang masa — di belakang “The Admiral: Roaring Currents” (17,61 juta, 2014) dan “Extreme Job” (16,26 juta, 2019).

Kecepatan capaiannya pun terbilang luar biasa. Film ini mengumpulkan 1 juta penonton hanya dalam 5 hari sejak rilis, menembus angka 10 juta pada 6 Maret 2026 — sebulan setelah tayang perdana — dan mencapai 16 juta pada 5 April 2026.

Kritikus Baek Byung-yeul di The Korea Times menyebut film ini “brought to life by the brilliant acting of the lead stars.”

Baca Juga

Film dan Kru di Baliknya

“The King’s Warden” mulai tayang di bioskop Indonesia pada 8 April 2026 — tersedia di CGV, Cinema XXI, dan Cinépolis. Film berdurasi 117 menit ini sebelumnya dirilis di Korea Selatan pada 4 Februari 2026, serta tayang di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Taiwan, dan Selandia Baru.

Ini adalah film drama sejarah (sageuk) pertama yang disutradarai Jang Hang-jun. Skenario ditulis Jang bersama Hwang Seong; film diproduksi oleh Onda Works dan B.A. Entertainment, lalu didistribusikan oleh Showbox.

Yoo Hae-jin memerankan Eom Heung-do, kepala desa miskin yang menjadi tokus sentral cerita. Park Ji-hoon mengisi peran Raja Danjong. Jajaran pemeran lainnya meliputi Yoo Ji-tae, Jeon Mi-do, Lee Joon-hyuk, dan Ahn Jae-hong.

Bagi Jeon Mi-do, ini adalah pertama kalinya ia tampil dalam film bergenre historis. Ia sebelumnya dikenal publik lewat serial “Hospital Playlist” (2020–2021) dan “Connection” (2024).

Latar Sejarah: Raja yang Diasingkan

Cerita berlatar tahun 1457, di masa Dinasti Joseon. Raja Danjong — nama aslinya Yi Hong-wi — digulingkan oleh pamannya sendiri dan diasingkan ke Cheongnyeongpo, Yeongwol, Provinsi Gangwon. Di tempat pengasingan itu, ia diterima oleh Eom Heung-do yang sama sekali tidak mengenali identitas aslinya.

Dampak film ini terasa sampai ke lokasi nyata dalam sejarah. Situs pengasingan Cheongnyeongpo dan Jangneung menerima sekitar 110.000 pengunjung antara 1 Januari hingga 8 Maret 2026 — melampaui pace tahun 2025, yang baru mencapai angka serupa pada bulan Juni.

Sutradara Jang Hang-jun dijadwalkan hadir langsung di pembukaan Danjong Cultural Festival ke-59, yang berlangsung 24–26 April 2026.

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *