C&R TV, Jakarta — Bukan kekhusyukan ibadah yang membuat Ruben Onsu menjadi buah bibir di Tanah Suci kali ini. Justru aktivitasnya menggenggam ponsel untuk siaran langsung TikTok dan berjualan yang menuai sorotan tajam. Di tengah rangkaian ibadah umrah yang hanya memakan waktu 3 hingga 6 jam itu, ayah tiga anak ini memanfaatkan sisa waktunya untuk tetap berkonten dan mempromosikan berbagai produk.
Aksi Ruben yang berangkat bersama sahabatnya, Ivan Gunawan, pada Senin (22/6/2026) itu sontak memantik cibiran dari sebagian warganet. Mereka mempertanyakan fokus sang presenter yang dinilai lebih sibuk dengan gawai ketimbang merenungi makna ibadah di tanah suci.
“Kalau umrah ya umrah aja, nggak usah pakai jualan-jualan segala. Fokus aja sama ibadahnya, tujuannya ke sana apa? Ibadah kan? Bukan mau jualan. Emang selama di Indonesia nggak bisa jualan, kenapa harus di Mekkah?” tulis salah satu komentar yang viral.
Namun, di sisi lain, tak sedikit pula netizen Muslim yang angkat bicara membela Ruben. Mereka menilai publik terlalu berlebihan karena umrah sejatinya memiliki rangkaian yang singkat—niat, tawaf, sa’i, dan tahallul—yang bisa rampung dalam hitungan jam. Sisanya adalah waktu bebas yang bisa digunakan untuk beristirahat atau sekadar jalan-jalan, termasuk berjualan.
“Lah, itu banyak banget orang umrah sekalian jastip. Emang dipikir umrah itu salat 24 jam apa? Umrah itu cuma 3 sampai 5 jam selesai. Sisanya bebas mau ngapain. mau jalan-jalan, ziarah, mau salto juga boleh,” sahut warganet lain membela.
Perdebatan di dunia maya itu seolah sirna ketika fakta lain terungkap: sebelum berangkat ke Mekkah, Ruben justru mendapat kejutan emosional yang tak terduga di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Mantan istrinya, Sarwendah, tiba-tiba muncul bersama dua putri mereka, Thalia dan Thania, yang baru saja mendarat dari Singapura pada malam hari di tanggal yang sama.
“Iya mau ketemuin anak-anak sama ayah. Anak-anak baru landing dari Singapura juga,” ujar Sarwendah kepada wartawan.
Momen pelukan hangat di lorong bandara itu menjadi lebih bermakna karena di baliknya ada cerita panjang. Ruben mengaku sudah tidak bertemu dengan kedua putrinya sejak akhir 2025. Ia bahkan sempat menyuarakan kekecewaannya karena merasa akses bertemu anak dipersulit. Sebagai bentuk protes, ia pun menghentikan pemberian nafkah senilai Rp200 juta per bulan.
Namun, di ambang keberangkatannya ke tanah suci, semua sekat itu seolah runtuh. Kedatangan Sarwendah dan anak-anak menjadi pelepas rindu yang paling manis sekaligus mengingatkan bahwa di balik segala drama rumah tangga dan cibiran di media sosial, kebersamaan keluarga tetap menjadi akhir cerita yang paling dinantikan.













