C&R TV, Los Angeles — Adva Lavie, model berusia 28 tahun asal Israel, kini menghadapi enam tuduhan kejahatan berat setelah jaksa Los Angeles County mendakwanya atas serangkaian pembobolan rumah dan pencurian yang korbannya ia dekati melalui aplikasi kencan.
Lavie, yang juga dikenal dengan nama alias Mia Ventura, Shoshana, dan Shana, pernah tampil di majalah Playboy dan Penthouse. Ia mengklaim sebagai model OnlyFans asal Israel pertama yang menembus peringkat teratas platform tersebut.
Antara 2023 hingga 2025, Lavie diduga secara sistematis menggunakan aplikasi kencan untuk mendekati pria berusia lebih tua di kawasan Westlake Village, West Hollywood, Los Angeles, dan Beverly Hills. Ia berpura-pura sebagai pacar atau teman perjalanan, sebelum kemudian membobol rumah para korban.
Korban yang tercatat tidak terbatas pada pria kaya. Laporan polisi turut diajukan oleh perempuan muda dan pelaku bisnis — dan kasusnya melintasi batas negara bagian hingga ke Nevada, Florida, bahkan mancanegara di Prancis dan Italia.
Saat penggerebekan apartemennya di Los Angeles, penyidik menemukan lebih dari US$200 ribu dalam bentuk tunai, koin, dan emas batangan. Di dua brankas ditemukan senjata api. Sekitar 40 item pakaian dan 20 pasang sepatu yang diduga milik perempuan lain bernama Elizabeth Craine juga disita dari lokasi.
Kronologi Penangkapan
Pada Mei 2025, Lavie pertama kali ditangkap atas tuduhan pembobolan rumah, lalu dibebaskan setelah membayar jaminan. Dakwaan tidak dilanjutkan saat itu.
Oktober 2025, Los Angeles Sheriff’s Department merilis buletin publik dan meminta korban lain untuk melapor. Respons yang masuk segera melebar: lebih dari 10 korban potensial tambahan mengajukan laporan setelah buletin itu tersebar.
Jaksa LA County resmi mengajukan dakwaan pada 4 November 2025. Dua hari kemudian, Lavie menyerahkan diri dan mengajukan plea not guilty.
Pada 23 Maret 2026, hakim menyatakan bukti yang ada cukup untuk membawa kasus ini ke persidangan penuh. Lavie kini menghadapi enam tuduhan kejahatan berat: dua tuduhan unauthorized use of personal identifying information, dua tuduhan grand theft, dan dua tuduhan first-degree residential burglary. Ancaman hukuman maksimalnya mencapai 11 tahun 8 bulan penjara.
Saat ini Lavie menjalani tahanan rumah dengan ankle monitor dan diperintahkan menjauhi para korban. Sidang arraignment dijadwalkan pada 6 April 2026 di Van Nuys Courthouse, Department F.
Jaksa LA County Nathan Hochman menegaskan arah pembuktian yang akan dibangun timnya. “At her trial, we will prove beyond a reasonable doubt that this defendant exploited trust built through online relationships to gain access to victims’ homes and steal from them,” kata Hochman dalam pernyataan 24 Maret 2026.
Dakwaan resmi yang diajukan jaksa tidak mencakup tuduhan pemerasan (extortion). Namun podcast host Michael Sartain menyebut dua korban mengaku diperas secara verbal dengan ancaman laporan pemerkosaan palsu — sebuah tuduhan yang berasal dari laporan korban, bukan dari dakwaan jaksa yang dikonfirmasi secara resmi.
Kesaksian Korban
Salah satu korban yang melapor adalah Alireza Salehpour. Ia mengaku dimintai uang oleh Lavie usai makan malam bersama, termasuk tagihan Uber dan “biaya waktu.” Ketika Salehpour menolak, fotonya diunggah ke Instagram disertai hinaan. Salehpour akhirnya mengirimkan uang agar unggahan tersebut dihapus.
Dakwaan resmi mencakup lima korban. Lavie sebelumnya pernah bertugas di militer Israel dan bekerja sebagai pramugari maskapai Israel sebelum dipecat saat pandemi berlangsung.











