C&R TV, Jakarta — Banyak orang penasaran apakah golongan darah bisa menjadi petunjuk umur panjang seseorang. Di antara empat tipe yang ada, golongan darah O paling sering disebut-sebut memiliki ketahanan tubuh lebih baik dan peluang hidup lebih lama dibanding yang lain.
Namun, benarkah demikian? Jawabannya ternyata tidak sesederhana yang beredar di media sosial atau obrolan sehari-hari.
Sejumlah penelitian memang menemukan adanya hubungan antara golongan darah dan risiko penyakit tertentu. Bahkan, beberapa studi menunjukkan pemilik golongan darah O memiliki kecenderungan risiko lebih rendah terhadap gangguan pembekuan darah serta beberapa penyakit kardiovaskular dibanding golongan darah non-O.
Temuan lain yang cukup menarik muncul saat pandemi COVID-19. Studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine pada 2020 menemukan bahwa individu dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terinfeksi COVID-19 dibandingkan golongan darah A.
Hasil serupa juga ditemukan dalam penelitian di Denmark yang melibatkan sekitar 473 ribu orang. Studi tersebut mencatat tingkat infeksi COVID-19 pada pemilik golongan darah O lebih rendah dibanding golongan darah A.
Selain itu, penelitian dari Kanada menunjukkan pasien COVID-19 dengan golongan darah A dan AB cenderung lebih sering membutuhkan alat bantu pernapasan dibanding pasien bergolongan darah O. Masa rawat inap pasien golongan darah O juga tercatat lebih singkat.
Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa hasil-hasil tersebut tidak otomatis berarti golongan darah O pasti lebih panjang umur.
Hingga saat ini, belum ada konsensus ilmiah yang menyatakan satu golongan darah secara pasti membuat seseorang hidup lebih lama daripada golongan darah lainnya. Sejumlah studi memang menemukan kaitan tertentu, tetapi hasilnya belum konsisten dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Para ahli menilai umur panjang dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan. Genetik, pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, tekanan darah, hingga kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol memiliki peran yang jauh lebih besar dalam menentukan kesehatan seseorang.
Lalu mengapa golongan darah O sering dianggap lebih unggul?
Salah satu alasannya adalah karakteristik biologis yang dimiliki tipe darah ini. Sel darah merah golongan O tidak memiliki antigen A maupun B di permukaannya. Sebaliknya, serum darah mereka mengandung antibodi Anti-A dan Anti-B yang diduga membantu memberikan respons awal terhadap beberapa infeksi.
Selain itu, pemilik golongan darah O juga diketahui memiliki kecenderungan risiko pembekuan darah yang lebih rendah. Kondisi tersebut membuat aliran darah relatif lebih stabil sehingga dapat mengurangi risiko sejumlah penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah.
Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa golongan darah hanyalah salah satu bagian kecil dari kondisi biologis seseorang. Menjalani pola hidup sehat tetap menjadi faktor paling penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan peluang hidup lebih lama.
Jadi, jika Anda memiliki golongan darah selain O, tidak perlu khawatir. Sebab hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang memastikan bahwa golongan darah tertentu adalah tiket menuju umur panjang.











