C&R TV, Jakarta — Nama Giorgio Antonio belakangan terus menjadi bahan perbincangan di media sosial. Sosok yang disebut-sebut dekat dengan Sarwendah itu ramai dibahas bukan hanya karena kehidupan pribadinya, tetapi juga karena statusnya sebagai CEO yang kerap dipertanyakan warganet.
Perdebatan semakin ramai ketika sejumlah pengguna media sosial menyoroti aktivitas Giorgio yang cukup sering melakukan siaran langsung di TikTok. Tak sedikit yang membandingkannya dengan para petinggi perusahaan lain yang dinilai lebih jarang tampil di media sosial.
Di tengah ramainya spekulasi tersebut, PT Global Loyalty Indonesia (GLI) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar yang beredar.
Perusahaan menegaskan bahwa Giorgio Antonio Chandra bukan CEO maupun pemilik PT Global Loyalty Indonesia. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi perusahaan pada Selasa (9/6).
“Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoax Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami mengonfirmasikan bahwa hal tersebut tidak benar,” tulis pihak perusahaan dalam pernyataannya.

GLI juga memastikan tidak ada hubungan struktural antara Giorgio dengan perusahaan tersebut.
“Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI,” lanjut pernyataan tersebut.
Kehadiran Giorgio di Kantor GLI
Selain membantah status CEO dan pemilik perusahaan, GLI turut menjelaskan alasan kemunculan Giorgio di lingkungan perusahaan yang sempat memicu berbagai asumsi publik.
Menurut perusahaan, kehadiran pria yang akrab disapa Gio itu di kantor GLI pada 2025 lalu hanya dalam kapasitas sebagai bintang tamu sebuah acara.
Penjelasan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang setelah foto maupun informasi mengenai kedekatan Giorgio dengan perusahaan beredar di media sosial.
Perdebatan mengenai profesi Giorgio sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa waktu. Sejumlah netizen mempertanyakan klaim dirinya sebagai CEO karena ia cukup aktif melakukan siaran langsung di TikTok.
Namanya bahkan sempat dibandingkan dengan sejumlah figur publik yang dikenal memimpin perusahaan besar, seperti Irwan Mussry dan Reino Barack, yang dinilai lebih jarang membagikan aktivitas pribadi di media sosial.
Meski demikian, Giorgio sebelumnya pernah menyatakan bahwa dirinya memang mengelola beberapa perusahaan.
“Saya CEO apa, kalian bisa cek ya. Itu kalau PT PT yang atas nama saya, sudah ada beberapa. Kalian bisa cek sendiri. Cara ceknya cari tahu sendiri. Memang ada beberapa PT, dicek saja,” ungkap Giorgio dalam salah satu siaran langsung yang kemudian dikutip akun TikTok @icadmoment_.
Ketika mendapat komentar soal kebiasaannya melakukan live streaming, Giorgio juga menilai aktivitas tersebut bukan hal yang aneh bagi seorang CEO.
“Oh, baru tahu CEO live? Aduh, kamu ke mana saja? Orang-orang yang lebih hebat dari saya tuh pada live semua,” ujarnya.
Bisnis yang Dijalankan Giorgio Antonio
Di luar polemik mengenai status CEO yang ramai dibicarakan publik, Giorgio diketahui berasal dari keluarga yang aktif di dunia bisnis.
Kakak perempuannya, Cindy Pitanova Chandra, menekuni usaha di bidang fashion. Sementara adiknya, Joseph Sebastian Chandra, mengembangkan merek parfum Careso.
Giorgio sendiri tercatat sebagai co-founder Careso bersama sang adik. Ia juga disebut sebagai co-founder Fitness Stock by Sucor Sekuritas serta menjabat CEO BMore, sebuah brand yang bergerak di bidang kebugaran dan fashion.











