C&R TV, Jakarta — Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini bergerak ke arah yang lebih serius. Setelah berbagai polemik yang terus bergulir sejak perceraian mereka pada 2024, Ruben disebut sudah mantap mengambil langkah hukum untuk memperjuangkan hak asuh anak.
Keputusan itu bukan datang tiba-tiba. Dalam beberapa waktu terakhir, Ruben disebut merasa semakin sulit mendapat akses untuk bertemu kedua anaknya. Situasi itulah yang akhirnya mendorongnya membuka jalur hukum, sebuah langkah yang bisa mengubah arah konflik mereka menjadi lebih panjang dan lebih menentukan.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben. Menurutnya, proses gugatan kini tengah dipersiapkan dan tinggal menunggu kelengkapan berkas sebelum resmi didaftarkan ke pengadilan.
“Soal gugatan hak asuh anak itu kan memang Ruben sudah (meminta). Artinya, sekarang lagi sedang dalam proses, ya,” ujar Minola dalam konferensi daring, Minggu, 14 Juni 2026.
Minola menjelaskan, Ruben telah memberi persetujuan penuh agar tim kuasa hukumnya melanjutkan proses itu. Dengan lampu hijau dari kliennya, fokus saat ini ada pada penyusunan dokumen agar gugatan bisa segera diajukan.
“Ruben sudah minta mempersilakan kami untuk menuju ke arah gugatan itu,” lanjut Minola.
Gugatan Bisa Didaftarkan dalam Waktu Dekat
Menurut Minola, begitu semua dokumen selesai, gugatan akan langsung masuk ke pengadilan. Bahkan jika seluruh persiapan rampung dalam waktu dekat, proses pendaftaran bisa dilakukan secepat minggu depan.
“Ya, itu artinya begini. Kalau sudah selesai kita daftarkan,” kata Minola.
“Ya kalau dalam sudah selesai minggu depan ya minggu depan kita daftarkan,” sambungnya.
Perseteruan Ruben dan Sarwendah sendiri memang tak pernah benar-benar reda sejak keduanya berpisah. Mulai dari persoalan finansial, urusan keluarga, hingga isu komunikasi terkait anak-anak, semuanya terus menjadi perhatian publik.
Situasi terbaru ini pun memperlihatkan bahwa konflik keduanya bukan lagi sekadar perang pernyataan atau kesalahpahaman personal. Dengan gugatan hak asuh yang mulai dipersiapkan, Ruben tampaknya ingin membawa persoalan ini ke jalur yang lebih resmi demi memperjuangkan haknya sebagai ayah.











