C&R TV, Beverly Hills — Rumah mewah Rihanna di Beverly Hills, California, menjadi sasaran penembakan pada Minggu (8/3/2026) siang waktu setempat.
Berdasarkan laporan yang beredar, jumlah tembakan yang dilepaskan pelaku berkisar antara satu hingga sepuluh kali. Satu tembakan dilaporkan menembus dinding rumah tersebut.
Pelaku adalah seorang wanita berusia 30 tahun. Setelah aksi penembakan, ia sempat berusaha kabur menggunakan mobil Tesla berwarna putih — namun berhasil diamankan pihak berwajib. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kejadian.
Sumber yang mengetahui kejadian menyatakan Rihanna berada di dalam rumah saat penembakan berlangsung. Belum dapat dikonfirmasi apakah kekasihnya, ASAP Rocky, dan ketiga anak mereka juga ada di lokasi.
Tidak ada korban luka dalam insiden ini. Pihak keluarga menyatakan Rihanna, 38 tahun, dalam kondisi baik-baik saja. Rihanna sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi. Polisi masih menyelidiki motif pelaku.

Insiden ini bukan yang pertama dialami Rihanna terkait keamanan propertinya. Pada 2013, rumahnya di Pacific Palisades dibobol sekelompok orang yang memecah pintu kaca menggunakan kursi.
Dua kejadian terjadi pada 2018. Mei, seorang pria bernama Eduardo menghabiskan 12 jam di rumahnya di Hollywood Hills dengan mengaku ingin “berhubungan” dengan sang penyanyi. September di tahun yang sama, alarm keamanan berbunyi akibat upaya paksa masuk.
Maret 2023, seorang pria datang ke rumahnya di Los Angeles untuk melamar — digagalkan petugas keamanan sebelum sempat masuk.
Penembakan Minggu lalu disebut sebagai pelanggaran keamanan paling serius yang pernah dialami Rihanna.
Di luar kejadian ini, Rihanna tengah mengerjakan album baru — pertamanya dalam 10 tahun terakhir. Pada akhir Februari, ia mengunggah video di Instagram yang memperlihatkannya di sebuah studio musik bersama sejumlah rekan musisi.











