C&R TV, Jakarta — Nama Jisoo, anggota grup K-Pop BLACKPINK berusia 31 tahun, kembali terseret kontroversi. Kali ini tudingan datang dari Benjamin Bortmans, desainer fashion sekaligus pendiri merek JUDASIM.
Sekitar November 2024, Benjamin mengirimkan sejumlah pakaian ke Korea Selatan untuk keperluan pemotretan sampul album Jisoo. Barang yang dikirim bukan sembarang pakaian — semuanya merupakan item penting dari koleksi terbaru JUDASIM.
Dalam industri fashion, praktik semacam ini dikenal sebagai fashion loan — desainer meminjamkan pakaian kepada selebriti untuk keperluan pemotretan atau penampilan publik dengan perjanjian pengembalian yang mengikat secara kontraktual. Artinya, kewajiban mengembalikan barang bukan sekadar kesepakatan lisan, melainkan tanggung jawab hukum.
Namun yang terjadi kemudian jauh dari ekspektasi Benjamin. Tim Jisoo berulang kali menunda jadwal pemotretan tanpa kepastian — dan tak satu pun dari mereka merespons pesan yang Benjamin kirimkan.
Benjamin tidak tinggal diam. Ia memberikan batas waktu dua minggu kepada tim Jisoo untuk mengembalikan seluruh barang, lalu melangkah lebih jauh dengan mengirimkan faktur dan kontrak sebagai langkah hukum formal.
Tim Jisoo di Amerika pun tutup mulut. Pada Selasa, 5 Mei 2026, Benjamin membawa masalah ini ke hadapan publik melalui video yang diunggah di akun Instagram JUDASIM.
Benjamin Angkat Bicara
Dalam video tersebut, Benjamin berbicara langsung kepada siapa pun yang menyaksikannya, termasuk tim Jisoo yang selama ini tak bersuara.
“Jisoo BLACKPINK pada dasarnya mencuri barang-barangku. Sudah enam bulan sejak aku mengirimkan banyak barang untuknya dan timnya di Korea untuk sampul albumnya,” ujarnya.
Mengenai alasan mengapa pemotretan tak kunjung terlaksana, Benjamin memaparkan pengalamannya berhadapan dengan tim tersebut.
“Mereka terus menunda tanggal (pemotretannya), mereka bilang tidak tahu apa yang terjadi. Silakan tunda tanggalnya, tapi setidaknya beritahu aku kapan barangku akan dikembalikan,” katanya.
Benjamin kemudian menjelaskan bahwa ia tidak berhenti pada keluhan semata.
“Jadi saya menempuh jalur hukum dan saya mengirimkan faktur dan kontrak kepada mereka, tetapi tidak ada yang menanggapi. Bahkan dari tim mereka di Amerika (juga tidak merespons),” tegasnya.
Di penghujung videonya, Benjamin menyampaikan satu permintaan yang sederhana namun tegas kepada tim Jisoo.
“Jadi kalau ada seseorang dari tim itu, tolong respons aku dan kembalikan barangku. Aku tidak peduli lagi apakah dia akan melakukan pemotretan untuk albumnya itu atau tidak,” pungkasnya dalam unggahan pertama.
Kasus Benjamin bukan satu-satunya dalam industri ini. Sejumlah desainer independen kerap menghadapi situasi serupa — pakaian pinjaman yang tak kunjung kembali dari tangan tim selebriti.
Pada 2022, desainer Christian Cowan pernah secara terbuka menyuarakan keluhan yang tak jauh berbeda. Banyak yang akhirnya memilih diam karena khawatir kehilangan akses ke jaringan selebriti.
Keesokan harinya, Rabu 6 Mei 2026, Benjamin kembali mengunggah video. Kali ini ia menjawab kritikan dari sebagian publik yang menilai ia salah menyasar nama Jisoo secara pribadi.
Dalam unggahan keduanya, Benjamin meluruskan maksud di balik pernyataannya yang memantik perdebatan.
“Aku tidak pernah berniat menyerang Jisoo. Aku menggunakan namanya untuk mendapat respons dari siapa pun anggota timnya,” jelasnya.
Sebagian publik memang berpendapat bahwa Jisoo tidak bisa dimintai tanggung jawab secara langsung atas tindakan timnya. Benjamin sendiri mengaku tidak menyangka tim yang bekerja untuk selebriti sekelas Jisoo bisa bertindak sejauh ini tanpa profesionalisme.
Hingga artikel ini ditulis, pihak Jisoo BLACKPINK belum memberikan tanggapan apa pun.
Bukan Kontroversi Pertama
Ini bukan kali pertama nama Jisoo terseret masalah yang bukan sepenuhnya berasal dari dirinya sendiri. Sebelumnya, ia dihujat publik terkait skandal yang melibatkan kakak laki-lakinya, Kim Jung Hoon.
Kim Jung Hoon dilaporkan ditangkap atas kasus pelecehan seksual terhadap seorang streamer dan dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya.
Foto-foto yang memperlihatkan luka lebam di kepala dan lengan diunggah oleh pihak yang mengaku sebagai istri Kim Jung Hoon. Ia juga dituduh merekam hubungan intim secara diam-diam dengan seorang wanita.
Jisoo dikabarkan telah memutus kontak dengan sang kakak sejak Mei 2025 — keputusan yang ia ambil setelah tuduhan merekam hubungan intim diam-diam itu pertama kali mencuat.











