C&R TV, Bali — Selama bertahun-tahun, Bali identik dengan predikat sebagai salah satu pulau paling memesona di dunia. Namun tahun ini, pemandangan itu sedikit berubah. Dalam ajang Travel + Leisure Luxury Awards Asia Pacific 2026, Pulau Dewata harus menyerahkan posisi teratas kepada Koh Samui, Thailand.
Perubahan peringkat tersebut menjadi salah satu sorotan karena Bali selama ini selalu menjadi magnet utama wisatawan internasional. Meski demikian, kehilangan posisi puncak tidak membuat daya tarik Bali memudar. Pulau ini tetap masuk jajaran destinasi terbaik di kawasan Asia Pasifik, hanya saja kali ini harus puas berada di peringkat ketiga.
Koh Samui Mencuri Perhatian Wisatawan Dunia
Koh Samui dinobatkan sebagai pulau terbaik berkat kombinasi yang dinilai sulit ditandingi. Hamparan pantai tropis yang masih alami berpadu dengan resor-resor mewah, pelayanan premium, dan suasana yang lebih tenang dibanding sejumlah destinasi wisata populer lainnya.
Di balik perkembangan sektor pariwisatanya, Koh Samui juga dinilai berhasil mempertahankan identitas lokal. Perkebunan kelapa, desa-desa pesisir, hingga bungalow yang berdiri di tepi pantai masih menjadi bagian dari wajah pulau tersebut.
Popularitas Koh Samui semakin terdongkrak setelah menjadi lokasi syuting musim ketiga serial The White Lotus. Tayangan itu memperkenalkan keindahan pulau tersebut kepada jutaan penonton di berbagai negara dan ikut memperkuat daya tariknya sebagai destinasi liburan kelas dunia.
Bali Masih Jadi Favorit, Tetapi Tantangan Makin Besar
Meski turun ke posisi ketiga, Bali tetap dipandang sebagai salah satu ikon pariwisata global. Namun tingginya arus wisatawan membawa tantangan baru yang ikut memengaruhi pengalaman berlibur di Pulau Dewata.
Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap pelanggaran visa dan perilaku wisatawan asing. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri pariwisata dengan pelestarian budaya lokal serta ketertiban masyarakat.
Perubahan ini menunjukkan bahwa menjaga reputasi destinasi wisata bukan hanya soal keindahan alam. Pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan, kenyamanan wisatawan, dan pelestarian karakter daerah kini menjadi faktor yang semakin diperhitungkan.
Persaingan Destinasi Asia Pasifik Semakin Ketat
Posisi kedua dalam penghargaan tahun ini ditempati Phu Quoc, Vietnam. Sementara Palawan di Filipina berada di urutan keempat, disusul Penang, Malaysia, di posisi kelima.
Daftar 10 besar juga diisi Phuket dan Koh Chang dari Thailand, Langkawi dari Malaysia, Boracay dari Filipina, serta Sumba yang menjadi wakil Indonesia lainnya.
Travel + Leisure menjelaskan bahwa penghargaan Luxury Awards Asia Pacific 2026 disusun melalui rekomendasi editor dan kontributor ahli, kemudian pemenangnya ditentukan berdasarkan pemungutan suara para pembaca.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan destinasi wisata di kawasan Asia Pasifik semakin dinamis. Wisatawan kini tidak hanya mencari panorama indah, tetapi juga pengalaman yang autentik, layanan berkualitas, dan lingkungan yang tetap mampu menjaga karakter lokalnya.













