C&R TV, Jakarta — Hubungan antara Sarwendah Tan dan putra angkatnya, Betrand Peto alias Onyo, kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena momen kebersamaan seperti dulu, melainkan karena rangkaian sindiran yang kembali muncul di media sosial dan membuat publik bertanya-tanya: sejauh apa sebenarnya hubungan mereka kini berubah?
Di tengah proses penyelesaian konflik antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, unggahan Onyo justru memperlihatkan lapisan emosi yang belum sepenuhnya reda. Respons santai dari pihak Sarwendah memang mencoba meredam situasi, tetapi di mata publik, jarak yang terlihat antara ibu dan anak angkat itu terasa semakin nyata.
Perhatian publik kembali tertuju setelah Onyo mengunggah Instagram Story yang diduga menyindir Sarwendah. Unggahan itu muncul usai Sarwendah mempertemukan dua putrinya dengan Ruben di Bandara Soekarno-Hatta.
“Nah, gitu kalau pulang anak-anak bareng orangtuanya. Jangan pulang sama Tante dan Om. Kan kalau bilang mana-mana berjuang untuk anak, tapi pulangnya kok nggak bareng,” tulis Onyo dalam unggahannya.
Kalimat itu langsung memantik spekulasi luas karena dianggap bukan sekadar komentar biasa. Banyak yang melihat ada emosi lama yang belum selesai di balik pilihan kata tersebut.
Pihak Sarwendah Pilih Menahan Reaksi
Di tengah ramainya respons publik, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memilih menanggapi situasi ini dengan nada lebih tenang. Menurutnya, sikap Onyo masih bisa dipahami.
“Ya nggak apa-apalah, namanya masih dalam masa remaja. Kita sikapi dengan bahwa Onyo bagaimanapun ya anak-anak. Jadi kita pahami saja,” kata Chris.
Bagi pihak Sarwendah, sindiran itu belum dianggap sebagai persoalan besar. Fokus utama mereka saat ini justru mengarah pada upaya menyelesaikan konflik yang lebih besar antara Sarwendah dan Ruben.
Chris menegaskan bahwa kliennya hanya ingin persoalan ini segera selesai agar kehidupan keluarganya bisa kembali tenang. Terlebih, semakin lama konflik berlangsung, semakin besar pula dampaknya terhadap anak-anak.
“Kita usahakan berita baik-baik saja ya. Mohon selesai masalah ini, klien kami sudah pengin hidup tenang, kasihan juga anak-anak,” ujarnya.
Dari Anak Angkat Kesayangan, Kini Jadi Sosok yang Kerap Menyindir
Bagi publik yang mengikuti perjalanan keluarga ini sejak awal, perubahan hubungan Onyo dan Sarwendah terasa cukup kontras. Saat pertama kali diperkenalkan ke publik pada 2019, Onyo dikenal sangat dekat dengan Ruben dan Sarwendah.
Kedekatan itu sempat menjadi gambaran keluarga harmonis yang kerap diperlihatkan ke publik. Namun setelah perceraian Ruben dan Sarwendah pada 2024, dinamika itu perlahan berubah.
Onyo sempat tinggal bersama Sarwendah, sebelum akhirnya memilih pindah ke rumah Ruben karena merasa sang ayah tinggal sendiri.
Sejak saat itu, posisinya terlihat semakin condong kepada Ruben, terutama ketika konflik pasca-perceraian mulai terbuka ke ruang publik.
Bahkan pada pertengahan Juni lalu, Onyo sempat menulis unggahan yang lebih tajam.
“Bun, pernah kalian ingat bagaimana kalian menghasut keluargaku di NTT? Apa yang kalian ucapkan tentang ayah? Bagaimana aku disuruh berbohong tentang ayah?” tulisnya.
Unggahan itu membuat banyak orang melihat bahwa hubungan mereka tampaknya memang sedang berada di titik paling rumit.
Pertemuan 11 Juli Bisa Jadi Titik Balik
Di tengah situasi yang makin ramai diperbincangkan, Ruben dan Sarwendah dijadwalkan bertemu pada 11 Juli 2026 untuk menyelesaikan konflik mereka.
Bagi publik, pertemuan itu bukan hanya soal penyelesaian masalah antara mantan pasangan, tetapi juga bisa menjadi penentu bagaimana hubungan keluarga besar mereka bergerak setelahnya.
Sebab di balik perceraian, sindiran media sosial, dan pernyataan yang saling bersinggungan, ada ikatan yang selama bertahun-tahun dibangun bersama.
Dan kini, yang paling banyak dipertanyakan bukan lagi siapa yang benar atau salah, melainkan apakah hubungan yang pernah begitu dekat itu masih bisa dipulihkan.













