C&R TV, Jakarta — Kehadiran anak-anak Sarwendah dalam sejumlah siaran langsung bersama Gio belakangan menjadi perhatian publik. Tak sedikit netizen yang mempertanyakan keputusan sang artis mengajak anak-anaknya tampil saat live streaming jualan.
Sorotan juga mengarah kepada Gio yang dinilai terlalu dekat dengan anak-anak Sarwendah. Perbincangan itu semakin ramai karena hubungan Sarwendah dan Gio diketahui masih berada dalam tahap berpacaran.
Di tengah berbagai komentar yang bermunculan, tim kuasa hukum Sarwendah akhirnya memberikan penjelasan mengenai polemik tersebut.
Menurut Chris Sam Siwu dan Abraham Simon S.H, publik dinilai terlalu cepat mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar. Mereka menegaskan bahwa apabila memang terdapat tindakan yang dianggap melanggar batas, ada lembaga yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.
Dalam keterangannya melalui Zoom, tim kuasa hukum mengatakan, “Posisi satu video yang melebihi batas langsung disimpulkan ya kan kita ada lembaga ya seperti KPAI misalnya ya kan kita duduk datang-datang ke sana yuk duduk permasalahannya seperti ini kita jelaskan jadi jangan lagi dibilang ini sudah kelewat batas lo.”
Pihak kuasa hukum juga menilai kedekatan Gio dengan anak-anak Sarwendah masih berada dalam batas yang wajar. Menurut mereka, apa yang terlihat dalam video tersebut merupakan bentuk kasih sayang yang ditunjukkan Gio kepada anak-anak sang artis.
Menanggapi kritik yang menyebut tindakan itu sudah berlebihan, kuasa hukum Sarwendah berkata, “Sekarang kelewat batas di mana ya kan orang disayangnya juga.”
Selain menanggapi perdebatan yang berkembang, tim kuasa hukum turut menyoroti maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang berpotensi memunculkan konten menyesatkan di media sosial.
Mereka menilai kemunculan video atau konten hasil manipulasi AI justru menjadi hal yang perlu diwaspadai. Karena itu, pihak Sarwendah memilih menyikapi persoalan yang sedang ramai dibicarakan tersebut melalui jalur yang lebih tertutup.
“Seperti apa sih videonya ya kan yang mengerikan malah ada AI yang bermunculan nah itu yang kita hindari hari. Makanya saya akan mengambil penyelesaian tertutup terhadap masalah ini,” ujar kuasa hukum Sarwendah.











