C&R TV, Jakarta — Di tengah bergulirnya kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah yang menyeret Hanania Group, satu pertanyaan ikut mengemuka: bagaimana awalnya Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid bisa bekerja sama dengan perusahaan tersebut?
Pertanyaan itu mencuat setelah pasangan selebriti tersebut memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi pada Rabu (10/6). Melalui kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo, kronologi hubungan profesional mereka dengan Hanania Group pun mulai dijelaskan ke publik.
Menurut Sangun, pendekatan dari pihak Hanania sebenarnya sudah terjadi jauh sebelum Thariq menikah dengan Aaliyah. Namun, upaya kerja sama yang dilakukan saat itu belum berlanjut menjadi kesepakatan.
“Cuma memang mungkin Thariq-nya juga belum pas lah, belum cocok segala macam, akhirnya didiamin,” ujar Sangun Ragahdo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6).
Kerja sama baru kembali dibicarakan ketika pihak Hanania menghubungi Thariq untuk kedua kalinya pada November 2025. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, komunikasi kali ini berujung pada kesepakatan kerja sama promosi.
“Di tahun 2025 akhirnya di-approach lagi itu pada bulan November. Ini mereka yang meminta untuk mengajak kerja sama,” lanjut Sangun.
Berawal dari Promosi Umrah
Sangun menjelaskan kerja sama yang terjalin saat itu bersifat barter. Thariq dan Aaliyah diminta membagikan pengalaman perjalanan umrah mereka melalui media sosial, sementara Hanania menyediakan fasilitas perjalanan sebagai bagian dari kerja sama tersebut.
Sebelum menerima tawaran itu, pihak Thariq disebut tidak langsung mengambil keputusan. Mereka lebih dulu mencari informasi mengenai rekam jejak Hanania Group untuk memastikan reputasi perusahaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh saat itu, Hanania dinilai memiliki citra yang baik dan telah memberangkatkan banyak jemaah umrah. Pertimbangan tersebut kemudian menjadi salah satu alasan kerja sama akhirnya dijalankan.
Kini Jadi Bagian dari Penyelidikan
Situasi berubah ketika Hanania Group menjadi sorotan dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah yang saat ini tengah diselidiki aparat penegak hukum.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mendalami sejumlah kerja sama promosi yang pernah dilakukan perusahaan tersebut dengan influencer dan figur publik. Karena itu, Thariq dan Aaliyah dimintai keterangan untuk menjelaskan hubungan profesional mereka dengan Hanania.
Keduanya juga datang ke Polda Metro Jaya dengan membawa sejumlah dokumen yang akan diserahkan kepada penyidik. Dokumen tersebut dimaksudkan untuk memperjelas posisi mereka dalam perkara yang sedang berjalan.
Meski nama mereka ikut disebut dalam pusaran kasus yang menjadi perhatian publik, posisi Thariq dan Aaliyah dalam proses ini adalah sebagai saksi yang dimintai keterangan terkait kerja sama yang pernah terjalin dengan Hanania Group.











