Amanda Manopo Tolak Diet Usai Melahirkan: ASI Eksklusif 2 Tahun Jauh Lebih Penting

banner-ad

C&R TV, Jakarta — Amanda Manopo memilih jalannya sendiri pasca melahirkan. Di tengah tekanan sosial yang kerap menghantui ibu baru untuk segera mengembalikan bentuk tubuh ideal, artis 27 tahun itu justru tegas menyatakan satu hal: tidak ada diet-dietan.

Bagi Amanda, momen menyusui putra pertamanya, Baby Z, jauh lebih berharga daripada sekadar angka di timbangan. Ia bahkan menargetkan pemberian ASI eksklusif selama dua tahun penuh, sebuah komitmen yang ia pegang teguh meski jadwal syuting mulai menanti.

Baca Juga

“Rencana mengasih untuk berapa lama? Saya mengusahakan 2 tahun. Itu kalau misalkan Tuhan mengizinkan dan dikasih kelancaran,” ujar Amanda dalam wawancara eksklusif.

Pantangan Makanan yang Ketat

Keputusan Amanda untuk tidak diet bukan tanpa alasan. Ia harus menjaga asupan makanannya dengan sangat ketat karena Baby Z memiliki kondisi khusus. Putra semata wayangnya itu ternyata alergi terhadap beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi Amanda akan berdampak langsung melalui ASI.

“Anakku tuh sama sapi enggak bisa. Dia susunya juga harus susu yang benar-benar aman banget karena dia bisa keluar ruangnya sama ikan,” ungkapnya.

Amanda mengaku harus benar-benar memperhatikan setiap menu makanan yang masuk ke tubuhnya. Ikan, salah satu sumber protein favorit banyak orang, kini menjadi pantangan utama. “Kalau aku makan ikan, karena aku kan ASI, itu harus diperinci,” tambahnya.

Tradisi Pemulihan dari Mama Mertua

Di balik proses pemulihan pasca melahirkan yang lancar, Amanda mengakui peran besar sang mertua. Mama Juita, ibu dari suaminya Kenny, datang tidak sekadar untuk melihat cucu, tetapi mengurus Amanda secara menyeluruh.

Baca Juga

Mama Juita membawa tradisi pemulihan ala Tionghoa yang disebut “zuo yue zi” atau masa pemulihan pasca melahirkan. Tradisi ini bertujuan mempercepat pemulihan fisik ibu dan melancarkan produksi ASI.

“Mama itu memang datang bukan hanya cuma lihat cucu, tapi dia memang ngurusin aku secara keseluruhan. Salah satunya juga untuk memperlancar ASI,” jelas Amanda.

Makanan Chinese yang disiapkan Mama Juita menjadi menu utama Amanda selama masa pemulihan. Bahkan, Amanda dengan bersemangat mempromosikan produk nastar buatan mertuanya yang diberi nama “Nastar Mama Juita” kepada para penggemar.

Fokus pada Si Kecil, Bukan Timbangan

Amanda mengaku masih menikmati setiap momen bersama Baby Z. Baginya, pertumbuhan anak di masa newborn adalah hal yang paling berharga dan tidak ingin ia lewatkan.

“Pertumbuhan anak newborn tuh cepat banget. Nanti tiba-tiba dia udah bisa merangkak, bisa berjalan, nanti bisa ngomong. Aku enggak mau mengulangi momen itu,” katanya dengan penuh haru.

Ia menegaskan tidak ada niat untuk mengurangi asupan makanan karena nutrisi tersebut sangat penting untuk dirinya dan si kecil. Meski ada pekerjaan syuting yang menanti, Amanda tetap memprioritaskan waktu bersama putranya.

“Kalau kerja-kerja yang cuma sebentar, cuma 2 jam pulang, itu mah enggak apa-apa. Tapi kalau harus ninggalin anak, dititip sama mama,” ujarnya.

Dari Bayi Percobaan hingga Rencana Banyak Anak

Sebelum Baby Z lahir, Amanda dan Kenny sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Pasangan ini bahkan mengakui bahwa sang anak sempat menjadi “bahan percobaan” untuk berbagai hal, termasuk dalam belajar cara mengasuh dan memahami kebutuhan bayi.

“Kan kita memang pengen cuma punya momongan. Jadi kita enggak mau persiapin enggak hanya fisik, mental, dan apa aja yang mungkin orang tua yang udah punya anak kasih tahu. Jadi kita sudah siapin semuanya,” ujar Amanda.

Meski baru memiliki satu anak, Amanda dan Kenny sudah memiliki rencana besar untuk masa depan. Kebahagiaan menjadi orang tua membuat mereka ingin segera menambah momongan.

“Happy banget. Luar biasa. Enjoy banget. Makanya kita pengin punya langsung anak-anak,” ungkapnya penuh semangat.

Sensitivitas Kulit Seperti Sang Ayah

Baby Z ternyata mewarisi kondisi sensitif sang ayah, Kenny. Amanda mengungkapkan bahwa kulit putranya mudah merah dan gatal jika terkena bahan-bahan tertentu.

“Dia kulitnya juga lumayan sensitif sama kayak bapaknya. Apa-apa bisa gampang merah, gatal. Untungnya enggak sampai ekstrem sih, paling ruam doang,” jelasnya.

Kondisi ini membuat Amanda harus ekstra hati-hati dalam memilih produk perawatan untuk sang buah hati. Ia bahkan enggan membiarkan orang lain yang merawat Baby Z karena khawatir menyebabkan iritasi.

“Takutnya enggak bersih atau apa, nanti kan jadinya iritasi. Baby Z sensitif,” tambahnya.

Dengan komitmen kuat untuk memberikan ASI eksklusif dan fokus penuh pada pertumbuhan anak, Amanda Manopo menunjukkan bahwa kebahagiaan seorang ibu tidak diukur dari seberapa cepat ia kembali ke bentuk ideal, melainkan dari kualitas waktu dan kasih sayang yang ia berikan untuk buah hatinya.

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!
banner-ad

Pos terkait

banner-ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *