C&R TV, Jakarta — Kabar burung soal ulah Lisa Mariana di dunia endorsement kini mulai terbukti. Selebgram yang selama ini dikenal dengan gaya hidup mewahnya itu kini dihadang oleh sederet klien yang mengaku dirugikan hingga ratusan juta rupiah.
Para korban tak lagi diam. Mereka bersatu, menyuarakan pengalaman pahit yang sama, dan membawa kasus ini ke jalur hukum. Kini, Lisa bukan hanya diburu oleh tudingan, tetapi juga oleh aparat kepolisian yang telah menerima laporan resmi dari para korban.
Puncak dari gerakan para korban terlihat jelas di linimasa Instagram. Seorang owner brand skincare bernama Dewi, melalui akun @dewiwulanofficial, dengan lantang menuding Lisa Mariana sebagai pelaku penipuan.
“Lisa Mariana penipu!!!!! Korbannya sudah banyak, hati-hati. Total kerugian ratusan juta. Boikot para brand yang masih kasih panggung!!!” tulis Dewi dalam unggahan yang kini viral.
Dewi mengklaim bahwa kasus ini bukan pertama kali terjadi. Sejak awal, para korban telah memperingatkan pihak-pihak terkait tentang modus penipuan Lisa. Namun, peringatan itu diabaikan. Bahkan, beberapa brand justru masih memberikan pekerjaan endorsement kepada Lisa.

“Dari awal aku dan para korban sudah bilang dia penipu. Masih dikasih panggung tuh sama brand yang nggak mikirin para korban yang ditipu. Sekarang nambah lagi korban dari si penipu ini,” tulis Dewi dengan nada kesal.
Seruan Boikot Menggema
Tak puas hanya mengungkap kasus, Dewi juga menyerukan boikot massal terhadap Lisa Mariana. Baginya, tindakan itu adalah langkah paling efektif untuk menghentikan aksi serupa di masa depan.
“Makanya sudah tahu ada penipu, nggak usah dikasih panggung. Enaknya diboikot ramai dan kasih paham ke semua brand, jangan penipu sadis itu malah diberdayakan,” serunya.
Seruan ini pun mendapat dukungan dari warganet yang gerah melihat selebgram bermasalah masih mendapatkan pekerjaan. Mereka menilai, industri endorsement harus lebih selektif dalam memilih mitra, terutama yang memiliki rekam jejak meragukan.
Tak sekadar unggahan di media sosial, para korban juga bergerak di ranah hukum. Dewi memperlihatkan bukti laporan polisi yang telah dibuat—sebuah langkah tegas untuk mempertanggungjawabkan dugaan penipuan yang merugikan banyak pihak.
Meski laporan telah terdaftar, Lisa Mariana disebut belum juga memenuhi panggilan kepolisian. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: akankah selebgram itu akhirnya mempertanggungjawabkan perbuatannya?
Dari pantauan di Instagram pribadinya, Lisa justru terlihat tetap aktif menjalankan bisnis dan menampilkan gaya hidup yang tak berubah. Di tengah tuduhan serius dan laporan polisi yang menyusul, ia seolah tak terganggu—sebuah kontras yang membuat para korban semakin geram.
Kini, publik menunggu langkah hukum selanjutnya. Apakah Lisa akan hadir memenuhi panggilan, atau justru terus menghindar? Satu hal yang pasti: para korban sudah bersatu dan tak akan tinggal diam.













