Aldi Taher Tag Akun Baskara, Tantang Debat Intelek soal Polemik LGBT

Dari Cuitan Kasar Ke Tantangan Publik, Aldi Vs Baskara Memanas
Aldi Taher geram dengan cuitan Baskara yang dinilai merendahkan kameramen, kini tantangan debat terbuka pun meluncur.
banner-ad

C&R TV, Jakarta — “BISMILLAH LAWAN.” Kalimat itu meluncur dari jari-jari Aldi Taher yang mengetuk layar ponsel dengan penuh emosi. Aktor dan penyanyi berusia 48 tahun itu kembali mencuri perhatian publik, kali ini dengan kritik pedas yang dilayangkan kepada musisi Baskara Putra, vokalis band .Feast yang akrab disapa Hindia.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Aldi tampak murka menanggapi cuitan Baskara yang dinilainya merendahkan profesi kameramen. Bukan sekadar protes, Aldi bahkan menantang sang musisi untuk debat terbuka di ruang publik.

Baca Juga

“Saya di sisi kameramen,” tegas Aldi dalam keterangan unggahannya yang dikutip Kamis (2/7/2026).

Dengan gaya bicaranya yang khas dan tanpa tedeng aling-aling, Aldi menyebut vokalis .Feast itu dengan panggilan yang keras: “katro” dan “tolol.” Baginya, komentar Baskara bukan sekadar kritik biasa, melainkan penghinaan terhadap profesi yang selama ini ia hormati.

“Boleh jadi apa aja asal jangan jadi boti (true),” tulis Aldi, menambahkan kalimat penegas di akhir pernyataannya.

Tuntutan Permintaan Maaf di Ruang Publik

Tak berhenti di situ, Aldi mendesak Baskara untuk segera melayangkan permohonan maaf secara terbuka, utamanya kepada sang kameramen yang menjadi sasaran hinaan.

“Harus minta maaf lo woi ke kameramen, pengen tau se-metal APA NYALI LO? Inget ruang publik bukan buat main-main! Jangan sok artis lu, kameramen juga artis jangan semena-mena mulut lo ya,” tegas Aldi dengan nada yang tak memberi ruang untuk tawar-menawar.

Baca Juga

Sebagai bentuk keseriusannya, Aldi juga menandai akun resmi band yang digawangi Baskara, seperti @ffeastt, @teamhindia, hingga @lombasihiryes. Alasan di baliknya sederhana: akun pribadi Baskara disebut tidak bisa ditandai.

“BISMILLAH DEBAT INTELEK LU AMA GUE, kalau gak berani lo harus minta maaf ke kameramen,” tutupnya dengan tantangan terakhir yang menggema di linimasa.

Akar Masalah: Cuitan Kontroversial Baskara

Polemik ini tak muncul begitu saja. Semua bermula dari cuitan Baskara Putra di media sosial X pada 25 Juni lalu yang memicu kontroversi di kalangan pekerja kreatif, khususnya fotografer dan videografer panggung.

Sang musisi mengkritisi sorotan kamera ke arah penonton yang menampilkan catatan di layar ponselnya—sebuah catatan yang disinyalir mengarah pada gerakan anti-LGBT.

“Jadi apapun asal jangan jadi boti,” demikian kata-kata di layar ponsel salah satu penonton yang disorot kamera.

Menanggapi momen itu, Baskara menulis cuitan singkat namun tajam: “Tolol. kameramen juga ngapain nyorot ginian, katro.”

Cuitan inilah yang memicu kemarahan Aldi Taher. Baginya, komentar Baskara bukan hanya menghina profesi kameramen, tetapi juga menunjukkan sikap arogan yang tak pantas ditiru oleh seorang figur publik.

Dalam unggahannya, Aldi menekankan bahwa kameramen memiliki kedudukan yang sama dengan artis di industri kreatif. Mereka bekerja keras di balik layar, menangkap momen-momen terbaik, dan layak mendapatkan penghormatan yang setara.

“Jangan semena-mena mulut lo ya,” tegas Aldi, mengingatkan bahwa ruang publik bukanlah tempat untuk merendahkan profesi orang lain.

Aldi pun menantang Baskara untuk membuktikan nyali dan intelektualitasnya melalui debat terbuka. Jika Baskara menolak, maka permintaan maaf secara terbuka adalah harga yang harus ia bayar.

Kini, bola panas itu berada di tangan Baskara. Aldi sudah melempar tantangan dengan lantang. Publik menunggu: akan ada debat intelek yang seru, ataukah permintaan maaf yang terpaksa?

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!
banner-ad

Pos terkait

banner-ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *