Jordi Onsu Bongkar Fakta yang Bikin Publik Salah Paham soal Sarwendah dan Gunung Kawi

Jordi Onsu Bongkar Fakta Yang Bikin Publik Salah Paham Soal Sarwendah Dan Gunung Kawi
Video juru kunci menyulut tuduhan, tapi Jordi Onsu mengingat sesuatu yang tak diketahui publik: Sarwendah sebenarnya enggan pergi.
banner-ad

C&R TV, Jakarta — Sebuah video pendek bisa menghancurkan reputasi dalam hitungan jam. Sarwendah tahu betul rasanya. Namanya tiba-tiba terseret ke dalam pusaran rumor paling gelap: pesugihan di Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Seorang pria yang mengaku juru kunci menyebut namanya, dan internet langsung bekerja lebih cepat dari kebenaran.

Publik telanjur percaya. Mantan istri Ruben Onsu itu disebut mendatangi tempat keramat untuk ritual yang tak masuk akal. Tanpa konfirmasi, tanpa bukti, cerita itu berkembang menjadi tuduhan utuh. Sarwendah memilih tak banyak bicara pada awalnya. Tapi keheningannya justru disalahartikan.

Baca Juga

Sampai akhirnya Jordi Onsu angkat suara.

Adik Ruben Onsu itu muncul dalam sebuah siaran langsung bersama Sarwendah. Bukan untuk berdebat, bukan untuk melawan balik dengan amarah. Jordi datang membawa sesuatu yang lebih penting: ingatan tentang apa yang sebenarnya terjadi di Gunung Kawi.

“Kalau KBP dulu mah. Gunung Kawi. Itu perginya sama aku guys,” ujar Jordi, membuka fakta yang selama ini absen dari semua spekulasi liar.

Di titik inilah kebenaran mulai terkuak, dan ia datang dari mulut orang yang berada di sana sejak awal.

Ternyata, kunjungan Sarwendah ke Gunung Kawi bukanlah perjalanan pribadi yang penuh rahasia. Ia tidak datang diam-diam untuk menemui siapa pun. Ia datang sebagai bintang tamu sebuah podcast. Dan yang menjadi pemandu acaranya justru Jordi sendiri.

Baca Juga

Sarwendah, yang duduk di samping Jordi dalam siaran itu, akhirnya membuka suara. Dengan nada yang campur antara heran dan lelah, ia meminta Jordi mengingat kembali bagaimana awal mula keberangkatannya ke sana.

“Aku disuruh bukan? Aku tadinya mau pergi nggak?” tanya Sarwendah.

Jordi mengangguk. Ia ingat betul. Sarwendah awalnya menolak. Tidak ada keinginan sedikit pun untuk melangkahkan kaki ke Gunung Kawi. Ia bukan orang yang mencari-cari tempat seperti itu.

“Nggak mau. Terus Bunda jadi bintang tamu itu host-nya malah aku, sama lain-lain di sana gitu,” jelas Jordi.

Bayangkan ironinya. Perempuan yang dituduh melakukan ritual pesugihan ini justru harus dibujuk terlebih dahulu agar mau datang. Ia enggan. Ia menolak. Dan satu-satunya alasan ia akhirnya bersedia adalah karena ia diminta menjadi tamu di acara yang dipandu oleh adik mantan suaminya sendiri.

Sebelum klarifikasi ini mengemuka, Sarwendah sebenarnya sudah lebih dulu membantah tudingan itu dengan nada yang tak bisa disembunyikan rasa herannya. Baginya, tuduhan ini bukan sekadar menyakitkan, tapi juga tidak masuk akal.

“Ya Tuhan gue yang ke dukun, apa nggak salah? Kebalik kali,” katanya.

Kata-kata itu seperti luapan dari seseorang yang sudah terlalu sering menjadi sasaran prasangka. Tapi seperti biasa, bantahan seorang perempuan di tengah riuhnya gosip sering kali tidak cukup keras untuk didengar.

Karena itu, kehadiran suara lain menjadi penting. Ki Hijo, sosok yang mendampingi Sarwendah dari awal hingga akhir acara di Gunung Kawi, turut memberikan penegasan. Ia bukan sekadar saksi, ia adalah pihak yang memastikan setiap langkah Sarwendah selama berada di sana.

“Kenapa saya bilang tidak benar? Karena, saya yang mendampingi beliau dari mulai acara sampai selesai,” ujar Ki Hijo.

Dan ketika ditanya langsung soal isu pesugihan itu, jawabannya pendek, tegas, dan tidak menyisakan ruang untuk keraguan.

“Ya sangat bohong sekali,” tegasnya.

Tiga orang telah berbicara. Jordi dengan ingatannya, Sarwendah dengan keterkejutannya, Ki Hijo dengan kesaksiannya. Ketiganya membentuk satu garis lurus yang runcing menusuk balik ke arah video juru kunci yang memulai semuanya.

Apa yang terjadi di Gunung Kawi bukanlah misteri gelap. Ia hanyalah sebuah perjalanan kerja yang dibalut narasi keliru oleh orang-orang yang lebih memilih percaya pada sensasi daripada fakta. Dan seperti biasa, kebenaran harus berjuang lebih keras untuk bisa terdengar. Tapi setidaknya kali ini, ia akhirnya menemukan pengeras suaranya.

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!
banner-ad

Pos terkait

banner-ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *