Celine Evangelista Relakan Jemima ke Pesantren, Tulis Pesan Haru Tentang Cinta dan Keikhlasan

Celine Evangelista Relakan Jemima Ke Pesantren, Tulis Pesan Haru Tentang Cinta Dan Keikhlasan
Tangis yang tak tertahan, lambaian dari kejauhan, dan keyakinan bahwa cinta juga berarti berani merelakan.
banner-ad

C&R TV, Jakarta — Waktu pulang sudah tiba. Tapi sepatu Celine Evangelista belum benar-benar melangkah menjauh. Dari kejauhan, di sudut masjid pesantren, ia masih berdiri. Matanya mengikuti setiap gerak putri sulungnya, Jemima, yang kini mulai menempati dunia baru sebagai santri.

“Sampai sudah waktunya aku pulang pun, aku masih ngintipin dia di masjid. Kayak mau makesure apa dia baik-baik saja ya,” tulis Celine dalam unggahan Instagram miliknya, Senin (6/7/2026).

Baca Juga

Beberapa jam sebelumnya, Celine masih duduk di kamar asrama, membantu Jemima merapikan lemari. Tangan ibu dan anak itu bergerak bersama, melipat baju, menata buku. Celine ingin memperlambat waktu. “Rasanya mau terus aku lihatin dan temani,” tuturnya.

Momen itu bukan sekadar pengantaran. Ini tentang seorang ibu yang sedang belajar satu hal: merelakan.

“Masyaallah, aku belajar tentang bentuk cinta yang paling berat, ‘Merelakan’. Mengantar anakku jauh bukan karena ingin berjauhan, tetapi karena ingin dia tumbuh lebih dekat kepada Allah, lebih mandiri, dan lebih berilmu. Jujur, hati aku nggak sanggup waktu mau ninggalin dia,” ungkap Celine.

Di tengah kepiluan itu, Celine mengalirkan doa. Bukan doa pendek yang terburu-buru, melainkan harapan yang ia urai satu per satu. Ia memohon agar setiap langkah Jemima menuntut ilmu menjadi jalan menuju rida Allah. Ia meminta perlindungan, kekuatan iman, dan akhlak mulia untuk putrinya. Dan ia menutupnya dengan keyakinan: “Allah menjaga Kakak di setiap sujud.”

Waktu terus berdetak. Pelukan terakhir pun tiba. Celine memeluk Jemima erat, air mata yang ia tahan akhirnya jatuh juga. Lalu ia melangkah pergi. Berat. Tapi di dalam kepalanya ada satu kalimat yang terus ia pegang: “Cinta harus diwujudkan dengan keikhlasan, bukan hanya kebersamaan.”

Baca Juga

Di halaman pesantren, Jemima melambaikan tangan. Celine membalas dari kejauhan. Dua pasang mata yang saling memandang, menyimpan doa yang sama: semoga perpisahan sementara ini menjadi awal dari pertemuan yang lebih baik.

“Meski kita nggak lagi berada di atap yang sama, semoga perpisahan sementara ini menjadi awal dari pertemuan yang lebih baik nanti. Kalau mommy datang lagi bisa melihat Kakak tumbuh menjadi pribadi yang Allah cintai. Amiin, bismillah,” tulis Celine mengakhiri unggahannya.

Yuk, update terus kabar viral dan breaking news bareng Cek&Ricek TV! Langsung subscribe channel YouTube kami di: https://www.youtube.com/@ceknricektv. Jangan lupa aktifkan lonceng notifikasinya biar nggak ketinggalan video terbaru!
banner-ad

Pos terkait

banner-ad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *